- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- BNN RI dan Australian Federal Police Perkuat Kemitraan Brantas Jaringan Narkotika
- 638 Prajurit Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO Diberangkatkan Tugas Misi PBB ke Kongo
Bersama Yayasan PEKKA, Kemenkop UKM Berdayakan Ekonomi Perempuan

Megapolitanpos.com, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) berkolaborasi dengan Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) untuk mendukung pengembangan ekonomi perempuan di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Ekonomi Kerakyatan Riza Damanik di Jakarta, Jumat (11/11/2022) mengatakan, usai menerima audiensi pengurus PEKKA dari 27 provinsi se Indonesia. Dalam pertemuan ini, para anggota PEKKA menyampaikan insiaitif dan keinginan untuk berkolaborasi dengan KemenKopUKM dalam hal pemberdayaan perempuan.
"Kolaborasi dalam pendampingan dan penguatan kapasitas ekonomi UMKM maupun koperasi. Hal ini sangat bagus dan juga sejalan dengan prioritas Kementerian Koperasi sekarang, yakni untuk pengembangan usaha perempuan, anak muda dan produk ramah lingkungan," kata Riza Damanik.
Baca Lainnya :
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Tegaskan Komitmen Utamakan Nasabah
- Pimpin Apel HUT RI KE-81 Wali Kota Blitar Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
Lebih lanjut, Riza menambahkan agenda KemenKopUKM tahun 2022 adalah pemulihan dan tranformasi UMKM nasional. Untuk itu, sebagian besar program prioritas KemenKopUKM tahun 2022 langsung menyasar anak muda, perempuan, serta fokus untuk mendukung pengembangan usaha yang ramah lingkungan berbasis keunggulan lokal.
Menurutnya, peluang perempuan di sektor UMKM saat ini sangatlah besar dan perlu dioptimalkan. Hal ini didukung dengan data di mana saat ini sekitar 64 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan.
Yayasan PEKKA fokus pada pemberdayaan perempuan kepala keluarga untuk menjamin dan meningkatkan penghidupan serta aktif dalam kegiatan sosial-kemasyarakatan. Didukung oleh Program MAMPU, PEKKA beroperasi di 27 provinsi dan sekitar 129 desa/kelurahan.(ASl/Red/MP).







.jpg)



.jpg)




