- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
- BNN RI dan Australian Federal Police Perkuat Kemitraan Brantas Jaringan Narkotika
- 638 Prajurit Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO Diberangkatkan Tugas Misi PBB ke Kongo
- Sambut HUT ke 81, KAI Ajak 607 Anak Panti Asuhan Naik Whoosh
- Cegah Kejahatan Malam, TNI Dan Komduk Intensifkan Patroli/Siskamling .
- Bupati Tangerang Sambangi Bayi Berpenyakit Jantung.
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- SOSIALISASI PERSIAPAN PERINTIS: PERALIHAN HAK TERINTEGRASI 10 HARI DI KABUPATEN TANGERANG.
Bersama BPOM, Arzeti Bilbina: Kosmetik yang Baik Tentukan Kesehatan Fisik

Jakarta, MegapolitanPos : Perempuan atau laki-laki tidak bisa melepaskan diri dari ketergantungan pada kosmetik. Ini dilakukan untuk menunjang penampilan. Namun tetap harus memahami dan memperhatikan cara memilih kosmetik yang baik agar tidak merusak kulit.
"Artinya, dalam hidup dan kehidupan kita butuh kosmetik," ungkap Arzeti Bilbina, selaku anggota Komisi IX DPR sekaligus artis dan juga model.
"Bagaimanapun kita semua butuh yang namanya kesehatan fisik," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Tegaskan Komitmen Utamakan Nasabah
- Pimpin Apel HUT RI KE-81 Wali Kota Blitar Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
Bintang "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck" yang juga model ternama ini mengingatkan tentang kondisi selama pandemi Covid-19 yang harus fokus dan konsern.
Menurutnya bicara kesehatan tentunya bicara fisik. Kalau kita sakit tentunya kita datang ke dokter. Pada saat kita ke dokter kemudian diberikan resep lalu resep ini yang kemudian kita tuju ke apotik secara resmi, di mana kita akan mengambil obat dan kemudian kita konsumsi. dan diberikan kesembuhan oleh Allah SWT. "Nah, itu kalau kita bicara ritual sakitnya kita,” ujar Arzeti pada Workshop Komunikasi, Informasi dan Edukasi “Cara Memilih Kosmetik yang Baik”, Sabtu (20/8/2022) di lobi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta.
Ditambahkan Direktur Standarisasi Obat Tradisional dan Kosmetik BPOM Rachmi Setyorini menegaskan, bahwa kosmetika tidak digunakan untuk mengobati atau mencegah penyakit.
“Fungsi utama kosmetika adalah untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan, memperbaiki bau badan, melindungai atau memelihara tubuh pada kondisi baik,” sebut Rachmi Setyorini di hadapan ratusan siswa/i SLTA se Jabodetabek yang menjadi peserta.
Rachmi Setyorini menjabarkan beragam kategori kosmetik. Antara lain, kosmetika untuk kulit, masker wajah. Lalu, bedak untuk rias wajah, sabun mandi, alas bedak, sediaan mandi, sediaan depilatori, deodorant dan anti perspiran, sediaan rambut, sediaan cukur. Kemudian, sediaan rias mata, rias wajah, pembersih ris mata dan rias wajah, sediaan perawatan, sediaan perawatan gigi, sedan untuk perawatan dan rias kuku. Juga, sediaan untuk menggelapkan kulit tanpa berjemur, sediaan pencerah kulit.
Rachmi mengingatkan untuk berhati-hati dengan kandungan bahan berbahaya pada kosmetik.
“Temuan kosmetik mengandung bahan berhaya, umumnya memiliki kandungan bahan berbahaya yaitu, Merkuri, Hidrokinon, Pewarna Merah K10,” ungkapnya.
Merkuri dan hidrokinon, kata Rachmi, ditemukan pada kosmetik bentuk krim yang biasanya digunakan sebagai pemutih kulit. Sedangkan pewarna merah K10 ditemukan pada produk lipstick dan kosmetik sediaan dekoratif lain seperti pemulas kelopak matan perona pipi.
Selanjutnya, Rahcmi memberikan tips menyimpan kosmetik yang baik. Yaitu pastikan kosmetik selalu dalam keadaan tertutup apabila sedang tidak digunakan, agar kosmetik tidak mudah rusak.
Dia mengingatkan, jangan menyimpan kosmetika di tempat yang panas atau terkena sinar matahari langsung. Lalu simpanlah di tempat bersih dan sejuk. “Jauhkan dari jangkaauan anak-anak,” imbuhnya,
Koordinator Kelompok Substansi Standarisasi Kosmetik, Yurita memaparkana tentang BPOM Mobile, aplikasi yang dapat digunakan masyarakat untuk mengecek produk Obat dan Makanan yang terdaftar du BPOM.
“Caranya dengan memindai 2D Barcode yang ada produk Obat, Obat Tradisional, Kosmetik, Suplemen Kesehatan dan Produk Pangan Olahan,” paparnya.(ASl/Red/Mp).


.jpg)




.jpg)








