- Kadis Kominfosandi, Pers Jadi Mitra Pembangunan dan Penjaga Demokrasi
- Hearing Jembatan Lahei, Nurul Anwar Tekankan Aspek Pemerataan
- Hearing Jembatan Lahei, Dewan Taupik Minta Tidak Ada Asis
- DPRD Barito Utara Gelar Hearing Proyek Multiyear Jembatan Lahei
- Jelang Idul Adha 1447 H, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Imbau Warga Cermat Memilih Hewan Kurban
- Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
- Wamendag Roro Dorong Ekspor Produk Mamin RI di SIAL Shanghai 2026
- Kemenkop Siap Koreksi Pelaksanaan KDKMP, Dorong Peran Aktif Masyarakat
- Raker DPR,Menteri Maman Paparkan Kinerja Semester I 2026, Penyaluran KUR Tembus Rp105,8 Triliun
- Alokasi Dana Desa Sumber Untuk Ketahanan Pangan Kambing Sebesar 20 Persen
Hearing Jembatan Lahei, Nurul Anwar Tekankan Aspek Pemerataan

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Nurul Anwar menyampaikan sejumlah pendapat dan saran dalam hearing rencana pembangunan Jembatan Lahei bersama DPRD, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, serta pihak konsultan FS (Feasibility Study/Studi Kelayakan), Senin (18/05/2026).
Dalam rapat tersebut, H Nurul Anwar menyoroti pentingnya pemerataan manfaat pembangunan jembatan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Lahei dan Lahei Barat.
Baca Lainnya :
- Kadis Kominfosandi, Pers Jadi Mitra Pembangunan dan Penjaga Demokrasi
- Hearing Jembatan Lahei, Nurul Anwar Tekankan Aspek Pemerataan
- Hearing Jembatan Lahei, Dewan Taupik Minta Tidak Ada Asis
- DPRD Barito Utara Gelar Hearing Proyek Multiyear Jembatan Lahei
- Jelang Idul Adha 1447 H, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Imbau Warga Cermat Memilih Hewan Kurban
“Kami mungkin lebih kepada persoalan pemerataan saja, di mana kita menempatkan letak jembatan tersebut,” ujarnya.
Ia berharap penentuan titik alternatif pembangunan Jembatan Lahei nantinya benar-benar mempertimbangkan kepentingan seluruh masyarakat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh warga di dua wilayah tersebut.
“Terkait titik alternatif penempatan Jembatan Lahei, kami berharap masyarakat baik Lahei Barat maupun Lahei bisa sama-sama menikmati. Karena kelihatannya selama ini titik jembatan itu lebih dominan di Lahei, sementara desa-desa di Lahei Barat belum terakomodir,” katanya.
Menurut Nurul Anwar, pembangunan infrastruktur strategis seperti jembatan tidak hanya dilihat dari sisi teknis semata, namun juga harus memperhatikan dampak sosial dan pemerataan akses masyarakat.
Ia juga mengusulkan agar anggota DPRD turut dilibatkan dalam peninjauan lapangan guna melihat langsung kondisi lokasi dan titik rencana pembangunan jembatan.
“Ini saran saja, apakah nanti anggota dewan juga dilibatkan untuk turun ke lapangan melihat pastinya seperti apa titik jembatan itu dan di mana lokasinya. Yang kita mau, desa pengguna akses tersebut sama-sama nyaman,” ungkapnya.
Selain itu, ia meminta tim teknis dan konsultan FS Jembatan turut mempertimbangkan aspek sosiologis masyarakat, khususnya bagi warga di wilayah Lahei Barat agar tidak merasa terpinggirkan dalam pembangunan tersebut.
“Mohon tim teknis juga mempertimbangkan aspek sosiologis untuk masyarakat di Lahei Barat,” tandasnya.
Melalui hearing tersebut, DPRD berharap proses perencanaan pembangunan Jembatan Lahei dapat dilakukan secara matang, transparan, serta mengedepankan kepentingan seluruh masyarakat Barito Utara.
(A)














