- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
- Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap 12 Kasus Narkoba Juni 2026
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Promo Bumbu Masak di Jakarta Fair 2026 Jadi Buruan Pengunjung, Cek Daftar Booth Favoritnya
- Sekretariat DPRD Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada H. Nurul Anwar
- Gun Sriwitanto Hadiri Penutupan Batara Expo 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
- BRI Life Perkuat UMKM Sleman, Olahan Singkong Naik Kelas Lewat Program CSR Berkelanjutan
- Ribuan Massa Kepung DPRD Majalengka, Desak Program MBG Jalan
- Si Luna Inovasi Program Digital Mudahkan Layanan Publik di Kelurahan Kamulan
Hearing Jembatan Lahei, Nurul Anwar Tekankan Aspek Pemerataan

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Nurul Anwar menyampaikan sejumlah pendapat dan saran dalam hearing rencana pembangunan Jembatan Lahei bersama DPRD, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, serta pihak konsultan FS (Feasibility Study/Studi Kelayakan), Senin (18/05/2026).
Dalam rapat tersebut, H Nurul Anwar menyoroti pentingnya pemerataan manfaat pembangunan jembatan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Lahei dan Lahei Barat.
Baca Lainnya :
- Hadiri Sinode Umum ke 25 GKE, Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Perkuat Kerukunan dan Pembinaan Generasi Muda
- Puspa Nuswantara 2026 Resmi Dibuka, Ajang Perkuat Ekosistem Batik Asli Indonesia
- Polres Metro Jakarta Pusat Musnahkan Barang Bukti Hasil Ungkap 12 Kasus Narkoba Juni 2026
- Polres Majalengka Amankan Aksi Damai, Pemda Terima Aspirasi
- Promo Bumbu Masak di Jakarta Fair 2026 Jadi Buruan Pengunjung, Cek Daftar Booth Favoritnya
“Kami mungkin lebih kepada persoalan pemerataan saja, di mana kita menempatkan letak jembatan tersebut,” ujarnya.
Ia berharap penentuan titik alternatif pembangunan Jembatan Lahei nantinya benar-benar mempertimbangkan kepentingan seluruh masyarakat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh warga di dua wilayah tersebut.
“Terkait titik alternatif penempatan Jembatan Lahei, kami berharap masyarakat baik Lahei Barat maupun Lahei bisa sama-sama menikmati. Karena kelihatannya selama ini titik jembatan itu lebih dominan di Lahei, sementara desa-desa di Lahei Barat belum terakomodir,” katanya.
Menurut Nurul Anwar, pembangunan infrastruktur strategis seperti jembatan tidak hanya dilihat dari sisi teknis semata, namun juga harus memperhatikan dampak sosial dan pemerataan akses masyarakat.
Ia juga mengusulkan agar anggota DPRD turut dilibatkan dalam peninjauan lapangan guna melihat langsung kondisi lokasi dan titik rencana pembangunan jembatan.
“Ini saran saja, apakah nanti anggota dewan juga dilibatkan untuk turun ke lapangan melihat pastinya seperti apa titik jembatan itu dan di mana lokasinya. Yang kita mau, desa pengguna akses tersebut sama-sama nyaman,” ungkapnya.
Selain itu, ia meminta tim teknis dan konsultan FS Jembatan turut mempertimbangkan aspek sosiologis masyarakat, khususnya bagi warga di wilayah Lahei Barat agar tidak merasa terpinggirkan dalam pembangunan tersebut.
“Mohon tim teknis juga mempertimbangkan aspek sosiologis untuk masyarakat di Lahei Barat,” tandasnya.
Melalui hearing tersebut, DPRD berharap proses perencanaan pembangunan Jembatan Lahei dapat dilakukan secara matang, transparan, serta mengedepankan kepentingan seluruh masyarakat Barito Utara.
(A)
















