Breaking News
- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
Barata Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor Bupati Tangerang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Sejumlah massa dari Barisan Perjuangan Rakyat Jelata (BARATA) menggelar aksi unjuk rasa mendesak bupati Tangerang A. Zaki Iskandar melakukan evaluasi atas kinerja bawahannya yang dinilai lalai sehingga menimbulkan kerusakan atas pasar jambe yang beberapa waktu lalu terbengkalai dan dijadikan tempat pembuangan sampah, pada senin (8/8/2022). Dalam aksinya para pengunjuk rasa membentangkan beberapa poster sindiran bertuliskan "Buang sampah kok di pasar?, Disperindag sakit atau Sakti ?. H. Saleh Harahap Koordinator Barata dalam orasinya meminta pertanggung jawaban dari Kepala dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten Tangerang dan mendesak Inspektorat untuk segera melakukan audit atas kerusakan yang ditimbulkan. "Kita meminta Bapak bupati untuk memerintahkan Inspektorat sehingga uang negara yang sudah terlanjur digunakan untuk pembangunan pasar tersebut tidak sia-sia," jelasnya. Ia menuturkan, aksi yang digelar pada hari ini adalah bentuk kekecewaan masyarakat akan buruknya pengawasan dari disperindag dan pemerintah kecamatan Jambe."Selain kami nilai lalai, kami juga menyoroti kinerja dari aparatur kecamatan Jambe yang secara logika kami rasa tidak mungkin mereka tidak mengetahui kondisi pasar itu yang beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah," jelasnya. Menurut dia, kebobrokan kinerja dari bawahan bupati Tangerang dalam melakukan pengawasan sudah semestinya kembali dilakukan evaluasi menyeluruh, hal itu dinilai perlu lantaran masa jabatan A. Zaki Iskandar sudah tinggal menghitung hari. "Jangan sampai program - program Bupati yang sudah baik diciderai dengan kelakukan anak buahnya yang kami nilai lemah dalam melakukan pengawasan," Tuturnya.Jhn


.jpg)













