- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
Banjir di Perumahan Garden City Periuk, Warga Mengungsi Di Gedung MUI

Keterangan Gambar : Banjir di Perumahan Garden City Periuk, Warga Mengungsi Di Gedung MUI
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang, Selasa malam sampai Rabu pagi (15/4/2023), menyebabkan banjir di beberapa perumahan yang ada di Kecamatan Periuk Kota Tangerang.
Pantauan megapolitanpos.com, sebagian warga Perumahan Garden City mengungsi di gedung MUI samping kantor Kecamatan Periuk Kota Tangerang.
Ani warga RT 01 RW 015 Perumahan Garden City Kelurahan Periuk Kecamatan Periuk mengatakan Kamis (16/3/23), ia beserta keluarga mengungsi ke kantor MUI Kecamatan Periuk, sejak Kamis pagi pukul 06.00 WIB.
Baca Lainnya :
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
"Rumah saya kebanjiran sejak Rabu malam, setinggi dada orang dewasa, kemudian kami diarahkan untuk mengungsi ke gedung ini (Kantor MUI Red.), sejak pagi tadi," ujarnya.
Ani berharap air bisa cepat surut, sehingga ia beserta warga yang lain segera dapat kembali kerumahnya masing-masing.
"Ini mungkin ada tanggul yang jebol, mudah-mudahan bisa cepat beres, untuk konsumsi, pagi belum ada, Mungkin siang nanti mas," ujarnya.
Sementara Titi Ketua Rt 002 RW 015 Perumahan Garden City mengatakan jumlah pengungsi yang mengungsi dibgedung MUI kecamatan Periuk ada sekitar 60 orang.
"Info yang saya dapat air bertambah tinggi, tadi pagi sedada orang dewasa, warga di Garden City ada yang mengungsi ke rumah saudaranya juga ada yang disini, saya berha rap air bisa segera surut, supaya Kami bisa kembali ke rumah," tuturnya.Jhn

















