- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
Babinsa Laksana Terus Monitoring Banjir Pasca Hujan

Keterangan Gambar : Babinsa Laksana Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Trs Sertu Jaka melaksanakan monitoring banjir
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Babinsa Laksana Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Trs Sertu Jaka melaksanakan monitoring banjir akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan terjadinya genangan air di Desa Laksana Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang, Senin (27/02/2023).

Sertu Jaka Babinsa Laksana menyampaikan bahwa banjir yang terjadi saat ini karena intensitas hujan tinggi di wilayah kabupaten Tangerang.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
"Cuaca seperti ini sudah terjadi sejak dua pekan, yang mana di sore dan malam hari curah hujan sangat deras sehingga sejumlah sungai meluap dan drainase yang ada di wilayah tidak dapat menampung debit air hujan sehingga membanjiri pemukiman masyarakat di sejumlah kecamatan di kabupaten Tangerang khususnya di Desa Laksana Kecamatan Pakuhaji," ujarnya.

Terpisah, Dandim 0510/Trs Letkol Arh S.S. Bandjar melalui Danramil 10/Sepatan Kapten Inf Sudibyo mengatakan berdasarkan hasil monitoring Babinsa di lapangan, banjir di Desa Laksana terjadi sejak kemaren sampai saat ini dengan ketinggian bervariasi air sekitar 50 cm atau setinggi lutut orang dewasa, namun saat ini debit air telah mulai berkurang dan sutut.
"Babinsa Sertu Jaka mengimbau kepada warga agar tetap waspada karena cuaca saat ini belum begitu membaik, tidak menutup kemungkinan debit air dapat bertambah lagi, maka warga lebih berhati- hati untuk keluar rumah karena banyak genangan dan selokan yang telah tertutupi air sehingga dapat membahayakan warga," katanya.

"Tidak menutup kemungkinan debit air akan bertambah lagi karena cuaca saat ini belum membaik, dan banyak selokan yang telah tertutup maka warga yang keluar rumah agar berhati-hati apa lagi di malam hari, sehingga sangat membahayakan keselamatan warga," tutur nya lagi. ** (Nan)

















