- Merasa Dirugikan Ratusan Juta Rupiah, Pemilik Percetakan Laporkan Tiga Mantan Karyawan
- Hadapi Ketidakpastian Global, Bank Jakarta Percepat Transformasi Digital dan Penguatan Risiko
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
- Iing Misbahuddin Soroti 87 Tambang Ilegal, Pajak Majalengka Bocor
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
Babinsa Koramil 03/Serpong Cek Stok Sembako di Pasar

Keterangan Gambar : Babinsa Kelurahan Serpong, Koramil 03/Serpong, Kodim 0506/Tgr mengecek harga Sembako termasuk beras.
MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang, Tigaraksa - Untuk memastikan Stok beras dan harga sembako di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Serpong, Koramil 03/Serpong, Kodim 0506/Tgr mengecek harga Sembako termasuk beras.
Danramil 03/Serpong Mayor Kav Sutarto menjelaskan, Babinsa memonitoring di semua toko sembako di pasar - pasar tradisional di teritorial Koramil 03/Serpong.

Baca Lainnya :
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
- Iing Misbahuddin Soroti 87 Tambang Ilegal, Pajak Majalengka Bocor
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
"Dari hasil monitoring di lapangan, saat ini stok dan harga sembako masih relatif stabil dan tidak ada kelangkaan. Hal ini dilakukan guna memantau ketersediaan dan harga sembako selalu tersedia di pasaran, dan mencegah terjadinya kelangkaan," kata Danramil 03/Serpong, Sabtu (16/09/2023).
Danramil menambahkan, pengecekan seperti ini rutin dilakukan setiap hari. Untuk itu, dihimbau kepada para pedagang agar tidak menjual sembako dengan harga tinggi. Karena akan meresahkan masyarakat dalam hal daya beli, sehingga hal itu juga dapat menyebabkan gangguan dalam keamanan di wilayah.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membeli bahan pokok (Sembako), secara berlebihan, karena dengan menimbun barang akan menyebabkan kelangkaan dan mengakibatkan kenaikan harga, hal itu pasti akan meresahkan masyarakat lain. ** (Nan)

















