- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Bukti Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
- Cepat Layani Aduan Masyarakat, Karo Humas dan Protokol ATR/BPN Imbau Jajaran Perkuat Koordinasi dengan Ditjen Teknis
Atasi Pengangguran, Pemkot Hadirkan Virtual Job Fair untuk Masyarakat Umum hingga Disabilitas

Keterangan Gambar : Atasi Pengangguran, Pemkot Hadirkan Virtual Job Fair untuk Masyarakat Umum hingga Disabilitas
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Masalah pengangguran masih menjadi tantangan besar bagi bangsa Indonesia baik di tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten dan kota. Tak terkecuali di Kota Tangerang.
Oleh karena itu, dalam menghadapi tantangan pengangguran di Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, menghadirkan program Virtual Job Fair, sebagai salah satu solusi serta memberikan peluang untuk menemukan berbagai karir yang dibutuhkan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat atau para pencari kerja.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, tingkat pengangguran terbuka di Kota Tangerang pada Tahun 2013 berada di angka 8,62%, dan kini di Tahun 2022 telah turun menjadi 7,16%. Hal tersebut, membuktikan program ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat di Kota Tangerang.
Baca Lainnya :
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Masyarakat Tetap Mendapatkan Pelayanan Pertanahan Pascabencana Hidrometeorologi
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
Dalam kesempatannya, Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, menyampaikan, Pemkot Tangerang terus berupaya mengatasi masalah pengangguran dengan berbagai program, sebab, tingginya angka pengangguran akan berdampak buruk pada ekonomi masyarakat di Kota Tangerang, mulai dari meningkatnya angka kemiskinan, rendahnya pendidikan, hingga terjadinya kenakalan remaja.

“Kami menghadirkan program Virtual Job Fair, sebagai upaya untuk membantu masyarakat Kota Tangerang dalam mencari pekerjaan. Sudah ribuan pencari kerja memanfaatkan program ini untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan dan minat yang mereka miliki,” ucap Arief, usai rapat di ruang wali kota, Jumat (24/11).
Tak hanya itu, lanjut Arief, untuk mendukung dan meningkatkan kemampuan para pencari kerja, Pemkot juga menyediakan program pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) yang dapat diakses melalui aplikasi Tangerang Live fitur Cakap Kerja. Sebanyak 2.523 peserta dari 131 angkatan telah mendapatkan pelatihan yang berkualitas.
“Program ini juga telah dan terus menjadi andalan dalam mengatasi persoalan pengangguran di Kota Tangerang. Selain itu, langkah ini untuk mempersiapkan diri mereka dalam dunia kerja yang akan dihadapi,” terangnya.
Selain itu, kata Arief, program lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat dengan menghadirkan program pelatihan gratis bersertifikat Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP) melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Pemkot juga telah meluncurkan Mobil Pelatihan Praktek Kerja (Si Praja), program ini berkerja sama dengan pihak professional di berbagai bidang. Seperti, GeTi untuk pelatihan di bidang digital, dan beberapa barista berkualitas untuk bidang wirausaha kopi.
“Tujuannya untuk memberikan wawasan dan keterampilan yang diperlukan untuk memulai sebuah usaha miliki sendiri. Contohnya, di kota kita, ada masyarakat yang merupakan alumni SMK Multimedia, berawal dari mendaftar melalui job fair yang menggunakan aplikasi Tangerang Live dan mengikuti fitur pelatihan Tune Up Sepeda motor konvensional. Sekarang sudah punya bengkel motor sendiri, yang ada di Poris Kecamatan Batuceper. Semua itu, berkat ketekunan dalam mengikuti pelatihan di BLK,” ungkap Arief.
Wali kota, mengatakan, akan terus mengembangkan program-program berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri, untuk mewujudkan masyarakat Kota Tangerang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Semua upaya ini, sebagai komitmen Pemkot untuk mengatasi masalah pengangguran di Kota Tangerang, serta turut berkontribusi dalam penanggulangan pengangguran yang lebih luas di Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Ujang Hendra Gunawan, mengatakan, dengan adanya job fair bulanan ini menjadi upaya dalam memberikan kemudahan bagi para pencari kerja di Kota Tangerang. Selain itu, Pemkot juga telah mendorong beberapa perusahaan untuk memberikan peluang kepada tenaga kerja penyandang disabilitas (tuna rungu), serta pelaksanaan Virtual Job Fair.
“Sudah ada masyarakat kita yang difabel ditempatkan di perusahaan ritel Alfamart. Jadi, masyarakat yang berkebutuhan khusus atau disabilitas yang membutuhkan pekerjaan dapat menggunakan aplikasi Tangerang Live,” jelas Ujang.
Sebagai informasi, per 11 Oktober 2023 virtual job fair telah menyerap tenaga kerja sebanyak 18.944 orang dengan rincian 17.609 warga Kota Tangerang dan 1.335 warga luar Kota Tangerang. (ADV)

















