- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
- Harga Daging Rp140 Ribu/Kg, Mendag Pastikan Pasokan Sembako Aman Jelang Lebaran
Antisipasi Fluktuasi Harga Sembako, Babinsa Koptu Sodri Monitoring Cek Harga ke Pasar Tradisional

Keterangan Gambar : Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Tigaraksa melalui Babinsa Desa Sarakan Koptu Sodri melakukan monitoring dan pengecekan harga kebutuhan pokok
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang, Tigaraksa - Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Tigaraksa melalui Babinsa Ds Sarakan Koptu Sodri melakukan monitoring dan pengecekan harga kebutuhan pokok khususnya sembako di Pasar Tradisional Kel. Sepatan, Jl Raya Mauk Km 11, Kec Sepatan, Kab Tangerang, Sabtu (15/04/2023).
Sesuai ST Panglima TNI tentang harga kebutuhan pokok, Data harga kebutuhan pokok yang 7 /Terbaru, Babinsa Ds Sarakan Koptu Sodri melakukan pengecekan dalam rangka pengendalian harga dan menekan terjadinya tindakan penimbunan sembako menjelang hari raya Idul Fitri 2023.
Usai melakukan pengecekan Koptu Sodri mengatakan melakukan monitor dan mengawasi suplai bahan pokok khususnya di Pasar tradisional yang ada di wilayah binaannya.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka

Adapun harga sembako sesuai Kepmenperindag Nomor 115 thn 1998, yang di monitoring dan di cek harganya seperti, Beras Premium Rp.10.000/liter, Beras bias Rp.9.000/liter, Sagu Rp.11.000/Kg, Kedelai Rp.8.400/Kg, Gula pasir Rp.20.000 /Kg, Minyak goreng Bimoli Rp.24.000/Kg, Mentega Rp.13.000/Kg, Daging ayam Rp.35.000/Kg, Daging sapi Rp.140.000/Kg, Ikan Lele Rp.24.000/Kg, Kembung Rp.30.000/Kg, Bandeng Rp.30.000/Kg, Gurame Rp.40.000/Kg, Bawal Rp.25.000/Kg,Telur Ayam Negri Rp.25.000/Kg, Susu Bendera Rp.10.000/Kaleng, Cap Enak Rp.9.000/Kaleng, Jagung Rp.8.000/Kg, Minyak tanah Rp.15.000/Liter, Gas Elpiji 3 kg Rp.22.000, Gas Elpiji 12 Kg Rp. 145.000 dan Garam Yodium Rp.3000/Bungkus.
"Kita melakukan upaya monitoring sekaligus pengecekan harga sembako dan menghimbau para pedagang tidak menimbun sembako dan atau menaikkan harga melebihi ketetapan/ketentuan pemerintah." jelasnya.
Ditempat terpisah, Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Arh S.S Bandjar menyatakan melalui Danramil 10/Sepatan Kapten Inf Sudibyo bahwa, berdasarkan monitoring dan pengecekan secara langsung oleh babinsa, sampai saat ini semuanya masih stabil.
"Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Tigaraksa terus melakukan pemantauan dan hasil yang disampaikan akan kita lakukan evaluasi ," kata Danramil.
Disampaikan Kapten Inf Sudibyo bahwa, kegiatan hari ini dalam rangka untuk mencegah permainan harga dan lainnya. Kami akan serius memerhatikan ini karena bisanya harga pangan selalu naik setiap hari besar keagamaan.

"Jangan sampai tak terkendali, makanya kami melakukan pengawasan dan monitoring langsung melalui para Babinsa di setiap wilayah binaan masing - masing," tuturnya.
Namun kita tidak memungkiri, ada sebagian barang sembako mengalami kenaikan terlebih menjelang Idul Fitri, tetapi masih standar kenaikannya, artinya tidak sampai terjadi fluktuasi harga yang tinggi, masih terkendali harganya," jelasnya.
Sampai saat ini stok aman." kata Danramil menambahkan, bahwa ketersediaan bahan pokok maupun bahan pangan yang strategis masih mencukupi kebutuhan di pasaran. ** (Nan)

















