- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Antisipasi Fluktuasi Harga Sembako, Babinsa Koptu Sodri Monitoring Cek Harga ke Pasar Tradisional

Keterangan Gambar : Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Tigaraksa melalui Babinsa Desa Sarakan Koptu Sodri melakukan monitoring dan pengecekan harga kebutuhan pokok
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang, Tigaraksa - Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Tigaraksa melalui Babinsa Ds Sarakan Koptu Sodri melakukan monitoring dan pengecekan harga kebutuhan pokok khususnya sembako di Pasar Tradisional Kel. Sepatan, Jl Raya Mauk Km 11, Kec Sepatan, Kab Tangerang, Sabtu (15/04/2023).
Sesuai ST Panglima TNI tentang harga kebutuhan pokok, Data harga kebutuhan pokok yang 7 /Terbaru, Babinsa Ds Sarakan Koptu Sodri melakukan pengecekan dalam rangka pengendalian harga dan menekan terjadinya tindakan penimbunan sembako menjelang hari raya Idul Fitri 2023.
Usai melakukan pengecekan Koptu Sodri mengatakan melakukan monitor dan mengawasi suplai bahan pokok khususnya di Pasar tradisional yang ada di wilayah binaannya.
Baca Lainnya :
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan

Adapun harga sembako sesuai Kepmenperindag Nomor 115 thn 1998, yang di monitoring dan di cek harganya seperti, Beras Premium Rp.10.000/liter, Beras bias Rp.9.000/liter, Sagu Rp.11.000/Kg, Kedelai Rp.8.400/Kg, Gula pasir Rp.20.000 /Kg, Minyak goreng Bimoli Rp.24.000/Kg, Mentega Rp.13.000/Kg, Daging ayam Rp.35.000/Kg, Daging sapi Rp.140.000/Kg, Ikan Lele Rp.24.000/Kg, Kembung Rp.30.000/Kg, Bandeng Rp.30.000/Kg, Gurame Rp.40.000/Kg, Bawal Rp.25.000/Kg,Telur Ayam Negri Rp.25.000/Kg, Susu Bendera Rp.10.000/Kaleng, Cap Enak Rp.9.000/Kaleng, Jagung Rp.8.000/Kg, Minyak tanah Rp.15.000/Liter, Gas Elpiji 3 kg Rp.22.000, Gas Elpiji 12 Kg Rp. 145.000 dan Garam Yodium Rp.3000/Bungkus.
"Kita melakukan upaya monitoring sekaligus pengecekan harga sembako dan menghimbau para pedagang tidak menimbun sembako dan atau menaikkan harga melebihi ketetapan/ketentuan pemerintah." jelasnya.
Ditempat terpisah, Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Arh S.S Bandjar menyatakan melalui Danramil 10/Sepatan Kapten Inf Sudibyo bahwa, berdasarkan monitoring dan pengecekan secara langsung oleh babinsa, sampai saat ini semuanya masih stabil.
"Koramil 10/Sepatan, Kodim 0510/Tigaraksa terus melakukan pemantauan dan hasil yang disampaikan akan kita lakukan evaluasi ," kata Danramil.
Disampaikan Kapten Inf Sudibyo bahwa, kegiatan hari ini dalam rangka untuk mencegah permainan harga dan lainnya. Kami akan serius memerhatikan ini karena bisanya harga pangan selalu naik setiap hari besar keagamaan.

"Jangan sampai tak terkendali, makanya kami melakukan pengawasan dan monitoring langsung melalui para Babinsa di setiap wilayah binaan masing - masing," tuturnya.
Namun kita tidak memungkiri, ada sebagian barang sembako mengalami kenaikan terlebih menjelang Idul Fitri, tetapi masih standar kenaikannya, artinya tidak sampai terjadi fluktuasi harga yang tinggi, masih terkendali harganya," jelasnya.
Sampai saat ini stok aman." kata Danramil menambahkan, bahwa ketersediaan bahan pokok maupun bahan pangan yang strategis masih mencukupi kebutuhan di pasaran. ** (Nan)











.jpg)





