- DPRD Soroti Lima Raperda Strategis, Bupati Barito Utara Tekankan Pentingnya Kolaborasi
- Sepakat, DPRD dan Pemkab Barito Utara Gelar Rapat Paripurna II
- Diduga Mencabuli Siswa Pimpinan PP PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah dilaporkan ke Polisi
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pegendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah.
- Anis Byarwati Hadiri Gema Ramadan Menwa Jayakarta, Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga
- Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!
- Di Festra Ramadan, Bupati Eman Tegaskan Dukungan Kegiatan Pro Rakyat di Tengah Efisiensi
- Gentengisasi Menyala ! Saatnya Majalengka Naik Level Nasional
Adityawarman kepada Pemuda Muhammadiyah: Kalau Ada Kebangkitan Pasti Ada Pemuda

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil, Minggu (7/12/2025), berkesempatan bertemu dan memberikan wawasan kepada Pemuda Muhammadiyah
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR-Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil, Minggu (7/12/2025), berkesempatan bertemu dan memberikan wawasan kepada Pemuda Muhammadiyah. Ia menyebutkan dalam peristiwa kebangkitan apapun dan dimanapun, disitu pasti ada pemuda.
"Kalau ada kebangkitan pasti ada pemuda", ujar Adityawarman dalam kegiatan Green Leadership Sekolah Hijau dengan tema 'Peran Pendidikan Sekolah Dalam Mewujudkan Kepemimpinan Generasi Lingkungan' yang diadakan oleh Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor di SMAIT SMART YBN, Bojong Neros, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Demikian juga dengan kebangkitan dalam pengelolaan lingkungan yang lebih baik dimasa depan. "Green leadership sendiri makna singkatnya adalah ada anak-anak muda yang menjadikan lingkungannya lebih baik", ucap Adityawarman.
Baca Lainnya :
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
- Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan
- Nilai 32,40 dari KLH, Ateng Sutisna: Sumedang Sedang Berdiri di Bibir Krisis Sampah!
- Di Festra Ramadan, Bupati Eman Tegaskan Dukungan Kegiatan Pro Rakyat di Tengah Efisiensi
- Gentengisasi Menyala ! Saatnya Majalengka Naik Level Nasional
Adityawarman berharap Pemuda Muhammadiyah punya visi dan misi besar terutama dalam memelihara lingkungan. Upaya melestarikan lingkungan, dimulai dari kita sendiri dengan hal-hal yang sederhana. "Membawa bekal minum pakai tumbler adalah kebiasaan bagus. Bisa mengurangi sampah plastik yang berasal dari air kemasan", tutur Adityawarman.
Selain itu, lanjut Adityawarman, bijaksana dalam membuang sampah. "Bila sampah tidak dibuang pada tempatnya lalu masuk aliran selokan dan sungai maka akan jadi timbunan yang membuat aliran air tidak lancar, akhirnya terjadi banjir", paparnya.
"Saat ini produksi sampah Kota Bogor 500 ton sehari. Kalau tidak bijak dalam membuang sampah maka Kota Bogor akan bau, becek dan banjir", tambah Adityawarman.
Bentuk bijaksana yang lain adalah membuang sampah dipilah. "Dengan dipilah maka ada sampah yang bisa didaur ulang. Langkah ini tentu mengurangi sampah yang dibuang", jelas Adityawarman.
"Membuang sampah dalam bentuk yang terpilah merupakan upaya mengurangi kerusakan lingkungan karena sampah", pungkas legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ini.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan penyerahan bibit pohon dari Ketua DPRD Kota Bogor kepada Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Bogor.(**)

















