- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Ribuan Relawan MBG Tasikmalaya Turun ke Jalan, Tegaskan Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Jakarta Fair 2026 Hadirkan Berbagai Booth Laptop Best Seller, Keluaran Terbaru, Dapat Voucher Servis Rp550.000
- Bupati Serap Aspirasi dan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Saat Safari Jumat Di Gunung Purei
- Apa Instruksi Bupati Saat Tinjau Jalan Km 30 Menuju Desa Jamut Teweh Timur
- H.Alhadi Ajak Umat Muslim Seimbangkan Waktu Bermedia Digital dengan Membaca Al Qur\'an
- Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
2 Pria Penambang Pasir Warga Nglegok Blitar Tertimbun Longsor, Evakuasi Sementara Dihentikan

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Insiden pekerja tambang yang tertimbun longsor tebing setinggi puluhan meter di area penambangan pasir Desa Karangrejo, Kecamatan Garum diungkap polisi. Diketahui, 2 (dua) yaitu NK (45) Warga Desa Penataran, Kecamatan Nglegok dan RM (31) Warga Dusun Bulu, RT 003/007, Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Terjadi pada Minggu, (16/02/2025) kemarin. Sekira jam 12.30 WIB dan dilaporkan pukul 13.30 WIB oleh sejumlah saksi dari warga dan para penambang.
Kapolres Blitar melalui Kasi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi didampingi warga menerangkan bahwa hasil dari keterangan sejumlah saksi yaitu, Khoirul (36) warga Kedawung Garum, Parman (39) warga Bence Garum bersama Heri (48), pekerja swasta warga Desa Karanganyar Ngelgok menceritakan kronologis kejadian.
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
"Korban tertimbun tanah dari tebing setinggi kurang lebih 50 meter di sebelah barat aliran sungai kali putih Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Mereka sedang mencari pasir menggunakan alat secara manual," diungkapnya.
Dijelaskan, setelah mencari pasir Sekira jam 06.30 WIB kedua korban datang lagi ke lokasi dengan tujuan akan mencari sirtu (pasir batu) seperti aktifitas sehari hari. Namun, sesampainya sebelah barat yang dekat dengan tebing korban malakukan pencarian dan membuat sebuah lubang/kantongan berdekatan dengan aliran sungai yang jaraknya kurang lebih 30 meter dari tebing.

"Setelah kantongan itu penuh kedua korban menaikan pasir ke atas tanah, namun ketika ingin menaikan pasir dari dalam kantongan dari atas tebing terjadi longsor yang mengakibatkan korban tersebut tertimbun oleh tanah longsoran. Mengetahui akan kejadian itu, warga segera memberitahukan kepada orang yang berada di kawasan aliran sungai kaliputih guna memberi pertolongan dibantu menggunakan alat berat (exavator) dan mesin semprot diesel," tuturnya.
Diakhir warga setempat menambahkan, diakui bahwa tanah di tebing sungai kondisinya labil dan rawan dari terjadinya longsor karena material tebing sungai adalah pasir gunung kelud. Dibawah tebing pasirnya di ambil oleh korban secara manual.
"Proses evakuasi sampai saat ini pukul 19.50 WIB masih terus dilakukan dengan cara penggalian menggunakan alat berat, mengingat cuaca hujan yang intens sementara pencarian korban di hentikan," tutupnya. ** (za/mp/hms)









.jpg)






