- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
2 Pelaku Curas Ngaku Anggota TNI dan Gasak Ratusan Juta Rupiah di Pasar Minggu Jaksel Ditangkap

Keterangan Gambar : Polda Metro konferensi pers ungkap kasus pencurian dengan kekerasan di Pasar Minggu Jakarta Selatan
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Dua pria pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap korban pengendara mobil di wilayah Pasar Minggu Jakarta Selatan berhasil dibekuk Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kedua pelaku yang berinisial AS (53) dan ES (49) ditangkap di Cilegon, Banten, pada Minggu (4/9/2022).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, dalam aksinya kedua pelaku memepet mobil korban hingga berhenti dan kemudian menuduh korban telah melakukan tabrak lari serta meminta pertanggungjawaban.
"Pelaku memepet kendaraan korban, pelaku turun dan mengatakan ke korban bahwa korban telah menabrak orang yang kemudian keluarganya meminta ganti rugi," terang Zulpan dalam konferensi pers, di ruang Satya Haprabu Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/9/2022).
Baca Lainnya :
- Pangkogabwilhan II Kunjungi Polda Kaltim, Perkuat Sinergi Pengamanan Wilayah Strategis.
- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
Aksi adu mulut, lanjut Zulpan, sempat terjadi antara korban dan pelaku. Saat itu, kemudian salah satu pelaku turun dari mobil dan mengaku-ngaku sebagai anggota TNI.
"Dia tunjukkan KTA dan ngaku sebagai anggota TNI," ujar Zulpan.
Dikatakan Zulpan, saat aksi adu mulut itu terjadi, pelaku melihat ada tas hitam yang berada di mobil korban. Sambil menodongkan pistol kemudian pelaku mengambil tas hitam milik korban yang berisi uang ratusan juta rupiah.
"Pelaku membuka pintu belakang dan mengambil tas warna hitam yang berisi uang 300 juta rupiah," beber Zulpan.
Korban sempat berusaha kembali merebut tas miliknya, namun pelaku berhasil kabur merampas tas tersebut.
"Sempat tarik menarik tas. Sambil mengejar pelaku, korban berteriak rampok, rampok. Dibantu oleh Aiptu Haryanto anggota Lalulintas mengejar kedua pelaku hingga di Jalan Duren Tiga, kendaraan yang ditumpanginya terjebak macet lalu pelaku turun dari mobil dan kabur,” jelas Zulpan.
Sementara Kasubdit Kejahatan dan Kekerasan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Indra Wienny Panjiyoga mengatakan, kepada penyidik 2 pelaku mengaku sudah melakukan aksinya selama 19 kali.
“Sudah sering melakukan kejahatan seperti ini, pengakuannya sudah 19 kali,” terang Indra.
Ditambahkan Indra, terkait kejahatan seperti ini, pihaknya menghimbau masyarakat agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat apabila menjadi korban kejahatan.
"Kami menghimbau kepada warga untuk tidak percaya apalagi kalau tidak merasa menabrak sebaiknya mencari kantor polisi terdekat,” pungkasnya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 1 buah tas berisi uang Rp 300 juta.
Atas perbuatannya, kedua pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 355 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun.
















