Breaking News
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
15 Desa dengan Kasus Stunting Tinggi Dua Desa jadi Fokus Utama Penanggulangan Stunting

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya- Sebanyak 15 desa di Kabupaten Murung Raya (Mura) tercatat sebagai desa dengan kasus stunting tertinggi sejak tahun 2021 sampai saat ini. Sehingga menjadi perhatian pemerintah daerah setempat. Kamis (7/4/2022) lalu Pemda Murung Raya telah menetapkan lokasi fokus (lokus.red) prioritas percepatan penurunan stunting hingga tahun 2023 yang akan datang. Sekretaris Daerah DR Drs Hermon M.Si mengatakan, pihaknya bersama tim konvergensi percepatan penurunan stunting (KP2S) yang diketuai Ir Pahala Budiawan Msi telah menyepakati penetapan lokus stunting agar program intervensi stunting ini dapat terukur hasil serta manfaatnya. “Dua desa kita pilih, yaitu Desa Tumbang Bantian dan Tumbang Saan di Kecamatan Sei Babuat jadi fokus intervensi stunting kita hingga tahun 2023,” kata Hermon saat diwawancarai wartawan, Rabu (13/4/2022). Dr. Hermon menambahkan bahwa, bukan tanpa alasan pihaknya menetapkan dua desa ini, yakni dengan melibatkan seluruh pihak khususnya swasta diyakini mampu memberikan kontribusi besar atas program tersebut. “Peran semua pihak sangat kita perlukan, khususnya swasta agar program ini bisa menanggulangi kasus gangguan pertumbuhan anak akibat asupan gizi yang kurang di dua desa tersebut,” tutup Hermon.Aseng

.jpg)






.jpg)








