Breaking News
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
- Bupati Shalahuddin Siapkan Penguatan Sektor Pariwisata Barito Utara
15 Desa dengan Kasus Stunting Tinggi Dua Desa jadi Fokus Utama Penanggulangan Stunting

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya- Sebanyak 15 desa di Kabupaten Murung Raya (Mura) tercatat sebagai desa dengan kasus stunting tertinggi sejak tahun 2021 sampai saat ini. Sehingga menjadi perhatian pemerintah daerah setempat. Kamis (7/4/2022) lalu Pemda Murung Raya telah menetapkan lokasi fokus (lokus.red) prioritas percepatan penurunan stunting hingga tahun 2023 yang akan datang. Sekretaris Daerah DR Drs Hermon M.Si mengatakan, pihaknya bersama tim konvergensi percepatan penurunan stunting (KP2S) yang diketuai Ir Pahala Budiawan Msi telah menyepakati penetapan lokus stunting agar program intervensi stunting ini dapat terukur hasil serta manfaatnya. “Dua desa kita pilih, yaitu Desa Tumbang Bantian dan Tumbang Saan di Kecamatan Sei Babuat jadi fokus intervensi stunting kita hingga tahun 2023,” kata Hermon saat diwawancarai wartawan, Rabu (13/4/2022). Dr. Hermon menambahkan bahwa, bukan tanpa alasan pihaknya menetapkan dua desa ini, yakni dengan melibatkan seluruh pihak khususnya swasta diyakini mampu memberikan kontribusi besar atas program tersebut. “Peran semua pihak sangat kita perlukan, khususnya swasta agar program ini bisa menanggulangi kasus gangguan pertumbuhan anak akibat asupan gizi yang kurang di dua desa tersebut,” tutup Hermon.Aseng


.jpg)







.jpg)





