- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Babinsa Koramil Pimpin Patroli Jaga Kondusivitas Bersama Komduk.
- Menteri Maman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar
- Tim HRI Kunci Gelar Juara Nasional ITCR 1200 dan ISTCR 3600 Sejak Putaran 5 MFoS 2026
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Bendera Rutin, Kasdim Bacakan Amanat Panglima TNI.
- Pemkab Barito Utara Wajibkan 3.483 PPPK Ikuti Orientasi Tahun 2026
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembangunan RTLH Milik Bapak Nasir.
- Koperasi Desa Merah Putih Di Wilayah Kodim 0808/Blitar Tim Mabes TNI Siap Tinjau Lapang.
- Pemprov DKI dan TNI/Polri Sepakat Dirikan Posko Pengamanan di Manggarai Cegah Tawuran
Warga Pondok Cabe Keluhkan Pertalite Langka di SPBU

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 411 Pondok Cabe Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel tak memiliki stok BBM jenis pertalite. Warga setempat mengeluh, stok pertalite kosong, Jumat (07/06/2024).
Informasi yang di dapat setiap SPBU mendapatkan 5000 liter ketersediaan BBM, khsususnya pertalite.
Padahal BBM jenis pertalite masyarakat butuhkan karena harganya relatif terjangkau. Sementara itu, di tingkat pedagang eceran atau kios, stoknya selalu tersedia. Bahkan berlebih, sehingga menjadi pertanyaan di masyarakat.
Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
Salah satu warga Pondok Cabe pengguna pertalite mengeluhkan kelangkaan pertalite. Menurutnya masyarakat saat ini membutuhkan BBM jenis pertalite.
"Apalagi dalam suasana saat ini aktivitas warga lagi ramai-ramainya. apalagi, saat ini mau memasuki Lebaran Idul Adha,” katanya.
Menurutnya, saat ini memiliki mobilitas masyarakat tinggi. Seperti mencari nafkah atau aktivitas sosial lainnya untuk kesiapan menyambut Hari Raya Idul Adha.
"Inikan sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Kalau membeli di atasnya (jenis BBM) macam pertamax itu sudah pasti mahal. Sementara keperluan banyak dan penghasilan warga pas-pasan, bahkan kurang,” katanya.
Dia berharap kepada pemerintah, khusunya instansi terkait dapat menindaklanjuti kelangkaan BBM jenis pertalite di wilayah Pondok Cabe dan sekitarnya. ** (Nan)
















