- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
Warga Pondok Cabe Keluhkan Pertalite Langka di SPBU

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 411 Pondok Cabe Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel tak memiliki stok BBM jenis pertalite. Warga setempat mengeluh, stok pertalite kosong, Jumat (07/06/2024).
Informasi yang di dapat setiap SPBU mendapatkan 5000 liter ketersediaan BBM, khsususnya pertalite.
Padahal BBM jenis pertalite masyarakat butuhkan karena harganya relatif terjangkau. Sementara itu, di tingkat pedagang eceran atau kios, stoknya selalu tersedia. Bahkan berlebih, sehingga menjadi pertanyaan di masyarakat.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
Salah satu warga Pondok Cabe pengguna pertalite mengeluhkan kelangkaan pertalite. Menurutnya masyarakat saat ini membutuhkan BBM jenis pertalite.
"Apalagi dalam suasana saat ini aktivitas warga lagi ramai-ramainya. apalagi, saat ini mau memasuki Lebaran Idul Adha,” katanya.
Menurutnya, saat ini memiliki mobilitas masyarakat tinggi. Seperti mencari nafkah atau aktivitas sosial lainnya untuk kesiapan menyambut Hari Raya Idul Adha.
"Inikan sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Kalau membeli di atasnya (jenis BBM) macam pertamax itu sudah pasti mahal. Sementara keperluan banyak dan penghasilan warga pas-pasan, bahkan kurang,” katanya.
Dia berharap kepada pemerintah, khusunya instansi terkait dapat menindaklanjuti kelangkaan BBM jenis pertalite di wilayah Pondok Cabe dan sekitarnya. ** (Nan)











.jpg)





