- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Warga Pondok Cabe Keluhkan Pertalite Langka di SPBU

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangsel - Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 411 Pondok Cabe Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel tak memiliki stok BBM jenis pertalite. Warga setempat mengeluh, stok pertalite kosong, Jumat (07/06/2024).
Informasi yang di dapat setiap SPBU mendapatkan 5000 liter ketersediaan BBM, khsususnya pertalite.
Padahal BBM jenis pertalite masyarakat butuhkan karena harganya relatif terjangkau. Sementara itu, di tingkat pedagang eceran atau kios, stoknya selalu tersedia. Bahkan berlebih, sehingga menjadi pertanyaan di masyarakat.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Salah satu warga Pondok Cabe pengguna pertalite mengeluhkan kelangkaan pertalite. Menurutnya masyarakat saat ini membutuhkan BBM jenis pertalite.
"Apalagi dalam suasana saat ini aktivitas warga lagi ramai-ramainya. apalagi, saat ini mau memasuki Lebaran Idul Adha,” katanya.
Menurutnya, saat ini memiliki mobilitas masyarakat tinggi. Seperti mencari nafkah atau aktivitas sosial lainnya untuk kesiapan menyambut Hari Raya Idul Adha.
"Inikan sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Kalau membeli di atasnya (jenis BBM) macam pertamax itu sudah pasti mahal. Sementara keperluan banyak dan penghasilan warga pas-pasan, bahkan kurang,” katanya.
Dia berharap kepada pemerintah, khusunya instansi terkait dapat menindaklanjuti kelangkaan BBM jenis pertalite di wilayah Pondok Cabe dan sekitarnya. ** (Nan)











.jpg)





