- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
Wamen UMKM Sebut PNM Sebagai Katalisator Bertumbuhnya Pengusaha Ultra Mikro di Indonesia

Keterangan Gambar : Wamen UMKM Helvi Moraza saat berdialog dengan insan PNM di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/01).
Makassar - Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Wamen UMKM) Helvi Moraza meyakini, keberadaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sangat penting untuk menjadi katalisator bagi pertumbuhan pengusaha ultra mikro di tanah air.
"Di Provinsi Sulawesi Selatan, PNM berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp2,17 triliun atau setara dengan 458.143 pengusaha ultra mikro dan turut membina pengusaha sampai ke pulau-pulau kecil," kata Wamen UMKM Helvi Moraza saat berdialog dengan insan PNM di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/01).

Baca Lainnya :
- Rekam Jejak Panjang Jadi Sorotan, Prof Kerta Jayadi Lawan Keputusan Menteri Lewat Jalur Resmi
- Tragedi Kalibata Sisakan Masalah Baru, Pedagang Terdampak Hanya Terima Belasan Juta
- LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Inkubator, Siapkan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Jadi Prioritas 2026
- Kementerian UMKM Lantik 70 PPPK Wujudkan Pelayanan Lebih Baik bagi UMKM
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Wirausaha di Makassar Lewat EHF 2025
Helvi menjelaskan, saat ini terdapat kelompok keluarga rentan miskin di beberapa daerah. Kehadiran PNM menurutnya potensial dalam memberikan napas dan semangat baru, sekaligus mendukung UMKM untuk memerangi kemiskinan melalui perluasan lapangan kerja.
Hal ini juga sudah terbukti ketika para nasabah PNM berhasil meningkatkan plafon pinjamannya beberapa kali lipat dari pinjaman sebelumnya.
Di sisi lain, menurut Helvi, menjadi hal yang cukup sulit bagi pengusaha ultra mikro untuk berkembang, jika tidak diberikan pelatihan dan pendampingan.

"Melalui program ini, PNM tidak hanya membina usaha yang sudah ada, tetapi juga mengajarkan proses bisnis kepada pelaku usaha, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki bakat wirausaha sekalipun," jelas Wamen Helvi.
Selain menciptakan dan membina UMKM baru, menurut dia, PNM juga berkontribusi dalam menciptakan tenaga kerja terdidik yang siap bersaing di dunia usaha dan memperkuat perekonomian lokal.
"Hadirnya PNM memberi peningkatan bagi pengusaha ultra mikro. Hal ini berarti PNM berhasil menciptakan UMKM berkualitas," ujar Wamen Helvi.
Ke depan Wamen Helvi berkomitmen, Kementerian UMKM dengan menggandeng PNM akan menyiapkan talenta-talenta pengusaha terbaiknya di tiap daerah untuk dapat dinaikkelaskan.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















