- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Walikota Jakbar Naik Motor Tinjau Genangan di Tegal Alur dan Kamal

Keterangan Gambar : Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko bersama UKPD terkait mengendarai motor meninjau sejumlah genangan yang terjadi di dua wilayah kelurahan
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta,- Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko bersama UKPD terkait mengendarai motor meninjau sejumlah genangan yang terjadi di dua wilayah kelurahan yakni Kelurahan Tegal Alur dan Kamal, kemarin. Dua wilayah itu masih tergenang akibat luapan Kali Semonggol.
"Untuk kawasan RW 01 Kamal dan Tegal Alur, kita pastikan masih tergenang. Kenapa? Ini yang harus kita evaluasi. Padahal pompa polder Kamal, telah kita ujicobakan sejak senin lalu," tutur Yani, didampingi Kepala Sudis SDA Jakbar, Purwanti.
Kondisi berbeda ketika melihat rumah pompa polder Kamal yang masuk wilayah Kapuk Muara, Jakarta Utara. "Saya lihat ujung Kali Semongol yang masuk Kamal Muara, justru sudah rendah dengan sedotan yang sangat kencang. Sementara debit air kali Semonggol yang ada di wilayah Tegal Alur sampai Citra, masih tinggi, sehingga terjadi luapan. Ini yang menjadi evaluasi baik tersier, sekunder maupun primernya," ujar Yani.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
Usai meninjau alat pengendali banjir, Wali Kota Jakarta Barat,Yani Wahyu Purwoko, bersama kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat, Purwanti meninjau saluran penghubung yang berada di lingkungan RT 007 RW 06 Kelurahan Kamal, tepatnya sebrang tol Bandara Soekarno Hatta.
Di lokasi itu, Walikota Jakarta Barat mengecek kondisi saluran penghubung yang terlihat masih meluap di RW 06, Kamal, Jakarta Barat. "Untuk wilayah RW 03, 04 dan 06 Kelurahan Kamal, sebrang tol, setelah dicek ada saluran penghubung yang memang ujungnya meng-crossing bawah jalan tol. Saya lihat dan pastikan memang alirannya kurang deras," tutur Yani.
Pemkot Jakarta Barat akan mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengatasi permasalahan drainase tersebut. Satu diantaranya, mengundang pihak pengelola tol yakni Jasa Marga, Pemkot Jakarta Utara, Pemkot Jakarta Barat, dan Pemkab Tangerang.
"Bersama tim SDA, kita laporkan kondisi ini kepada Pemprov DKI Jakarta. Setelah itu kita berencana mengundang mereka karena saluran penghubung ini berada di tiga wilayah, yakni Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kabupaten Tangerang.
Saluran penghubung ini juga untuk mengalihkan aliran air yang berada di tiga kawasan tersebut. Oleh karena itu kita mengundang mereka supaya kita carikan solusinya sehingga penanganan banjir di kawasan hulu ini bisa terkendali," pungkasnya.** (Ronald)

















