Walikota Blitar : Workshop Perempuan Bidang Politik Sarana Meningkatkan Partisipasi Perempuan

By Johan MP 14 Nov 2022, 13:51:45 WIB Jawa Timur
Walikota Blitar : Workshop Perempuan Bidang Politik Sarana Meningkatkan Partisipasi Perempuan

Keterangan Gambar : Walikota Blitar Santoso


MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Untuk meningkatkan peran perempuan di bidang politik, Dinas P3AP2KB Kota  Blitar, menggelar workshop partisipasi perempuan  di bidang politik yang dihadiri dan dibuka langsung oleh Walikota Blitar Drs. Santoso M.Pd, pada Senin (14/11/22) bertempat di balai kota Koesoemo Wicitra. Acara tersebut diikuti oleh 100 peserta dari berbagai lembaga organisasi perempuan se kota Blitar dengan narasumber wakil ketua komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana. 



Kepala Dinas P3AP2KB Mohamad Sidiq menyampaikan, kegiatan ini merupakan program kerja dinas P3AP2KB, yang bertujuan untuk meningkatkan peran serta Gender dalam bidang politik sebagaimana diamatkan dalam peraturan pemerintah bahwa Gender mempuyai hak 30 persen dalam kesertaan berpolitik.

Baca Lainnya :

"Kesejajaran Gender disetiap jenjang yang ada, di kota Blitar hingga sekarang masih sangat minim keterlibatan perempuan terjun aktif di kancah politik, untuk itu dengan kegiatan ini mampu menjadi daya dorong kaum perempuan di kota Blitar," kata Sidiq. 

Walikota Blitar Drs. Santoso M.P.d didepan 100 perempuan peserta workshop menyampaikan, selama dalam masa jabatannya masalah Gender sudah dimasukkan kedalam RPJMD kota Blitar sehingga tetap bisa dilaksanakan kegiatannya hingga sekarang. Menurutnya kesetaraan Gender dalam politik di Kota Blitar menjadi prioritas Pemerintah Kota Blitar yang harus dipacu. 



Meskipun demikian hingga saat ini kondisinya, peran serta kaum wanita untuk turun di kancah politik masih kecil yakni diangka 68,50 persen saja, melalui kegiatan ini saya berharap dapat menambah pemahaman perempuan di bidang politik," ujar Walikota Santoso.

Peran perempuan dalam kesejajaran dengan kaum laki - laki dalam sebuah jabatan di eselon II, orang nomor 2 di Pemkot Blitar ini juga menyinggung posisi dan tugas ASN Pemkot Blitar masalah kedudukan posisi jabatan eselon II, pihaknya tidak memandang perempuan atau laki - laki, untuk menempati jabatan di eselon II yang utama adalah kemampuan personal yang paling cakap, kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

"Saya tidak pandang bulu, meskipun dia perempuan, asalkan memiliki kemampuan menduduki jabatan eselon II ya yang itu skala prioritas kami angkat menduduki jabatan yang pas, mereka akan kita posisikan menempati jabatan sesuai kemampuanya, dan itu pasti," tutur Santoso.

Bila di pemerintahan kota Blitar meskipun laki - laki apabila tidak memiliki kemampuan kerja sesuai bidang yang ditempati, tidak ada inovasi kerja yang baik, maka yang bersangkutan tidak akan diposisikan  dalam satuan jabatan yang tidak pas, kesetaraan Gender memiliki kesempatan yang sama dengan laki - laki. Santoso secara pribadi juga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh kepala dinas P3AP2KB, yang terus berupaya menjngkatkan partisipasi politik di kota Blitar.

"Berkat penempatan pejabat yang pas dengan kemampuan yang dimilikinya, Alhamdulilah Pemerintah Kota Blitar menerima anugerah BPK Surabaya WTP yang ke 12 kalinya berturut turut, dan anugerah tersebut saat ini diserahkan di Surabaya," pungkasnya. (adv.kmftik/za/mp)