- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
Wakil Ketua I, DPRD Barito Utara Serap Aspirasi Warga Desa Lemo 1

Wakil Ketua I, DPRD Barito Utara Serap Aspirasi Warga Desa Lemo 1
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Parmana Setiawan, beserta Ketua Komisi III, H. Tajeri dan Anggota DPRD, Hj. Sofia, melakukan kegiatan reses ke desa Lemo I, Sabtu ( 03/11/2023)
Kedatangan rombongan Anggota DPRD Barito Utara ini disambut oleh Kades Lemo I, Nurifansyah yang saat itu di dampingi oleh Sekretaris desa bersama perangkat desa lainnya, bertempat di Aula Balai Pertemuan desa Lemo I.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
Pada pertemuan Reses kali ini Anggota DPRD Barito Utara telah menerima beberapa usulan dari warga desa Lemo I, terkait masalah perehaban jembatan gantung, yang menghubungkan antara Lemo 1 dan Lemo Kuala, yang menyeberangi sungai Lemo Kurik, Pengerasan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 4 kilometer dan pembelian lahan untuk tanah makam Muslimin di desa Lemo I.
Menurut keterangan dari Kades Lemo I, bahwa “Jembatan itu memang perlu perehaban, selain kondisinya yang agak bergoyang jika dilalui oleh kendaraan roda dua, apalagi bila mempergunakan kendaraan roda 4, itu tidak bisa sama sekali," papar Nuripansyah.
"Kendalanya jika ada warga yang sakit atau yang akan melahirkan yang akan dibawa ke RSUD Muara Teweh harus diangkut menggunakan tandu berjalan kaki menyeberang melalui jembatan tersebut, karena Ambulance tidak dapat menyeberang untuk menjemput pasien," tambahnya lagi.
Dikatakan oleh Parmana Setiawan, bahwa Usulan warga desa Lemo 1 masalah perbaikan jembatan Lemo Kurik tersebut, sudah diajukan ke Pemerintah Kabupaten, sejak tahun 2017, tetapi sampai saat ini masih belum direalisasikan oleh Pemerintah setempat.
"Saya bersama H. Tajeri dan Hj. Sofia, kami dari dapil I, sepakat untuk membahas masalah ini pada rapat dengan Pemerintah Kabupaten nantinya, dan hal mengenai perehaban jembatan Sei Lemo Kurik ini usulan skala prioritas yang harus dilaksanakan pembangunannya secepat mungkin, untuk TA 2024 mendatang," pungkas H. Parmana Setiawan saat dimintai keterangan nya pada hari Senin (06/11/2023) di ruang kerjanya.
(Antiani)


.jpg)

.jpg)











