- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
Wabup Rahmad Santoso, Apresiasi Kiprah Laskar Bledug Kelud Atas Keberhasilan Merebut Kembali Gunung Kelud

Keterangan Gambar : Acara Forum Silaturahmi Solidaritas Bledug Kelud Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Merangkul semua kalangan, Wakil Bupati Blitar memenuhi undangan Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) yang dikemas dalam forum silaturahmi solidaritas Bledug Kelud Blitar. Acara yang penuh nuansa keakraban antara pejabat dan rakyat berlangsung di salah satu tempat di Kecamatan Wonodadi, Sabtu malam (17/12/22).
Joko Prasetyo selaku ketua Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI), menyampaikan, GPI adalah organisasi kemasyarakatan membangun kekuatan sinergitas. "GPI adalah lembaga pergerakan masyarakat yang tidak banyak yang tahu kiprah dan pengabdiannya selama ini.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Fraksi DPRD Kabupaten Blitar Sanpaikan Pandangan Umum LKPJ Bupati 2025
- Surani : Truck Banpres Semangat dan Harapan Baru KDMP Desa Tambarekjo Berjaya
- Banpres Armada Opsnal Kades Sumberboto Akan Maksimalkan KDMP
- Dinas PUPR Pastikan Tak Ada Jalan Berlubang Jelang Lebaran 1447 Hijriah
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
Meski yang dikenal masyarakat hanya menyuarakan aksi demo, di balik itu GPI sebagai garda di depan penggerak kegiatan sosial di masyarakat, terutama wilayah bencana," ungkapnya.
Seperti halnya Bledug Kelud, Bledug Kelud adalah bagian dari organisasi yang bernaung pada ormas GPI. "Mereka juga berjuang mempertahankan teritorial sejengkal wilayah Kabupaten Blitar diusik, yakni sengketa Gunung Kelud yang diklaim oleh Pemerintah Kabupaten Kediri, gerakan Bledug Kelud melakukan aksi hingga ke Jakarta mempertahankan keberadaan Gunung Kelud tetap milik Kabupaten Blitar," tandasnya.
Wakil Bupati Blitar Rahmad Santoso, S.H, M.H kepada wartawan mengatakan, secara pribadi pihaknya sangat mengapresiasi terkait semua kebijakan publik, meski kebijakannya sering diprotes dan didemo GPI, Rahmad yang juga Ketua DPP Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) ini, mengaku tidak alergi demo menyampaikan aspirasi.
"Kami selalu mengedepankan kepentingan masyarakat Kabupaten Blitar. Terbukti adanya Bledug Kelud selama ini bisa kembali menjadi milik Kabupaten Blitar. GPI dan seluruh komponen kekuatanya, memperjuangkan kebenaran sangat luar biasa. Untuk itu, kritik yang konstruktif sangat kami harapkan demi kemajuan pemerintah Kabupaten Blitar," ungkapnya.
Orang nomor dua yang akrab disapa dengan sebutan Pakde Rahmat mengatakan, “Forum silaturahmi ini juga merupakan simbol untuk membangun kekuatan sinergitas GPI. Karena selain Blitar juga dihadiri simpatisan Bledug Kelud, Kediri, Tulungagung, Ponorogo dan Laskar Bledug Kelud Ronggo Lawe Tuban,” ujarnya.
Pada saat bicara di hadapan yang hadir, Joko Prasetyo juga menekankan GPI dan akar rumputnya siap perjuangkan hak rakyat tertindas. Para kaum buruh, petani, bahkan mereka selalu memperjuangkan dan mengawal kebijakan pembangunan pemerintahan yang adil dan benar.
"Meski rekan-rekan telah perjuangkan masyarakat, bakti sosial di berbagai lokasi bencana. Contoh di Pacitan dan Ponorogo sebagai relawan, kita berjuangkan dengan biaya mandiri. Membantu saudara kita yang sakit tidak ada biaya, anak sekolah tidak mampu, kita tegaskan tidak pernah meminta bantuan Pemkab Blitar," ujar Joko Prasetya.
Bagi GPI tidak peduli dari masyarakat atau lembaga profesi apapun, masyarakat yang tidak ada keadilan, proses hukum, GPI selalu konsisten memperjuangkan tanpa pamrih.
"Kami sadar, sebagian masyarakat tahunya perjuangan kami hanya demo. Namun faktanya, kami selalu berjuang di depan membela rakyat yang tertindas, melakukan bakti sosial dengan biaya mandiri. Bahkan soal masyarakat kecil yang diuber-uber debt collector karena tunggakan kredit motor, kita pun harus membela. Ini komitmen kami bersama seluruh teman-teman seperjuangan kami," tukasnya. (za/mp)








.jpg)

.jpg)






