- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
- Hasil Pemilihan RW 02 Tirtajaya, Sugianto Menang dan Ajak Warga Tinggalkan Perbedaan
- Bazar Sembako Koperasi Merah Putih Kutajaya Diserbu Warga, Barang Dagangan Ludes Terjual
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA.
- Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah.
- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
Viral Parkir Liar Pasang Tarif Mahal, PSI Minta Dishub Evaluasi Total Aturan Main Parkir di Jakarta

Keterangan Gambar : Ilustrasi Parkir Liar. (net)
MEGAPOLITANPOS.COM DKI Jakarta - Viral seorang juru parkir meminta pemotor bayar Rp 10 ribu di kawasan Senayan, Jakarta. Dalam video yang beredar, pemotor terlibat cekcok dengan juru parkir yang minta bayaran Rp 10 ribu.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta William A. Sarana menyatakan Dinas Perhubungan DKI Jakarta perlu melakukan penindakan terkait parkir liar yang marak terjadi di Jakarta.
"Ini bukan kejadian pertama, harus ada evaluasi total dari Dishub DKI, khususnya wilayah jantung ibu kota seperti Masjid Itiqlal, Kawasan Senayan dan lainnya," ucapnya.
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
Dia juga mengatakan Dishub DKI Jakarta perlu melakukan evaluasi total terkait aturan parkir di DKI Jakarta. Selain itu, parkir liar ini merugikan pemprov karena banyak potensi pendapatan yang hilang dan tidak masuk kas daerah.
"Segera lakukan standarisasi aturan main parkir di Jakarta oleh Dishub, karena banyak potensi pendapatan dari parkir yang hilang dan tidak masuk ke kas daerah," urainya.
William juga menilai parkir liar di Jakarta bukan hal yang baru, ini sudah berlangsung lama. Seolah tidak ada iktikad baik dari Dishub DKI untuk menertibkan parkir liar di sejumlah titik Jakarta.
"Parkir liar juga menjadi salah satu faktor terjadinya kemacetan di ibu kota. Belum lagi harus dipertanyakan kemana aliran dana parkir liar tersebut," tegasnya. ** (Jhn)














