Breaking News
- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
Vaksin Booster Digelar di Lapangan Tenis Modernland

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Kegiatan Vaksinasi dilakukan di Lapangan Tenis, Modernland pada tanggal 10 Februari 2022. Varian Omicron COVID-19 yang semakin mengganas mengharuskan masyarakat untuk segera disuntikkan Vaksin Booster. Lapangan Tenis, Modernland beralamat di Jl. Modern Golf Raya No.99, RT.1/RW.8, Klp. Indah, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Anggota DPRD, Kota Tangerang, Agus Setiawan mengatakan Vaksin booster itu bagian dari lanjutan vaksin ke-2 untuk menambah kekebalan dalam tubuh kita, untuk menghadapi virus omicron. "Khususnya untuk daerah kelapa indah, Kota Tangerang. Kurang lebih sudah 50%, kalau sekecamatan Kota Tangerang sudah melebih 50%." ucapnya Hampir setiap hari di setiap Puskesmas Kecamatan Tangerang mengadakan vaksinasi booster. Semua masyarakat berhak mendapatkan vaksin booster. Namun, untuk yang mempunyai riwayat penyakit darah tinggi, di sarankan untuk dilakukan perawatan terhadap komorbidnya terlebih dahulu. "Efek samping yang di rasakan setelah vaksinasi adalah variatif, ada yang merasa demam, ada yang merasa pegal di tangan itu gejala yang sifatnya sekali lagi tidak sama terhadap semua orang," ucap Achmad Zuldin Camat Kota Tangerang. Secara umum vaksin itu memberikan kekebalan. Namun, tergantung potensi daya tubuh masing-masing. Walaupun sudah di vaksinasi tidak menutup kemungkinan kita terkena virus omicron, Tetapi lebih besar lagi kemungkinan kita terkena virus omicron kalau kita tidak di vaksin. Vaksin merupakan hak suatu kesempatan bagi semua orang, untuk mendapatkan proteksi berlebih terhadap paparan COVID-19, apa bila tidak di manfaatkan rugi dan perlu berfikir secara bijak.(Fanisa Aulia/ Afra Tabitha/ Muhammad Fiqih Hermawan/ Raghil Agustyas/mg/mp)


.jpg)














