- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
Usai Kunker ke Pesantren, Mendag Zulkifli Hasan hadiri Gelar Pangan Murah di Jatim

Keterangan Gambar : Poto: Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melakukan dialog dengan para santri Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (5 Nov).
MEGAPOLITANPOS.COM, Ponorogo, Jatim – Mendag Zulkifli Hasan mengajak para santri untuk mempersiapkan diri guna menghadapi persaingan dunia yang semakin kompetitif. Para santri harus belajar sungguh-sungguh karena masa depan ada di pundak generasi muda, seperti santri.
Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat menyapa santri Pondok Modern Arrisalah Program
Baca Lainnya :
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Legalitas dan Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Usaha
- Menteri Maman: Jakarta Fair Kemayoran Jadi Panggung Besar UMKM Menembus Pasar Lebih Luas
Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu, (5/11). Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim.
"Persaingan akan semakin kompetitif. Oleh karena itu, persiapkan sebaik-baiknya, belajarlah
sungguh-sungguh. Masa depan Indonesia ada di pundak kalian," ucap Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, kunci kemajuan sebuah negara berada pada sumber daya manusia (SDM). Sehingga diperlukan SDM berkualitas yang menguasai ilmu pengetahuan dan
teknologi untuk menghadapi dunia yang semakin berubah dan semakin terkoneksi.
"Kuncinya ada pada sumber daya manusia. Sebuah negara bisa maju karena memilki sumber daya
manusia berkualitas yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," tegas Mendag Zulkifli
Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan kembali mengajak para santri untuk menjadi pelopor melalui pemikiran yang membawa pada kemajuan. "Saya mengajak santri Arrisalah menjadi pelopor untuk diskusi yang mencerahkan dan mencerdaskan. Saya berharap dari pondok Arrisalah ini akan lahir pemikiran-pemikiran yang akan membawa kemajuan bagi Islam dan Indonesia," tambah Mendag Zulkifli
Hasan.
Gerakan Pangan Murah
Pada hari yang sama, Mendag Zulkifli Hasan juga menghadiri pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Mojokerto dan Ponorogo, Jawa Timur. Pada kegiatan tersebut, dijual beras Bulog program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) masing-masing sebanyak 500 kg dengan harga di bawah harga pasar.

"Hari ini kami mengadakan bazar beras dengan harga standar pemerintah. Penjualan beras ini
diharapkan dapat membantu masyarakat," tambah Mendag Zulkifli Hasan.
Kemendag bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) berkomitmen menyelenggarakan GPM
sebagai upaya dalam mengantisipasi dampak inflasi dan menjaga stabilitas harga dan pasokan
pangan. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan barang.(***)
Poto: Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melakukan dialog dengan para santri Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (5 Nov).
















