- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
Usai Kunker ke Pesantren, Mendag Zulkifli Hasan hadiri Gelar Pangan Murah di Jatim

Keterangan Gambar : Poto: Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melakukan dialog dengan para santri Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (5 Nov).
MEGAPOLITANPOS.COM, Ponorogo, Jatim – Mendag Zulkifli Hasan mengajak para santri untuk mempersiapkan diri guna menghadapi persaingan dunia yang semakin kompetitif. Para santri harus belajar sungguh-sungguh karena masa depan ada di pundak generasi muda, seperti santri.
Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat menyapa santri Pondok Modern Arrisalah Program
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu, (5/11). Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim.
"Persaingan akan semakin kompetitif. Oleh karena itu, persiapkan sebaik-baiknya, belajarlah
sungguh-sungguh. Masa depan Indonesia ada di pundak kalian," ucap Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, kunci kemajuan sebuah negara berada pada sumber daya manusia (SDM). Sehingga diperlukan SDM berkualitas yang menguasai ilmu pengetahuan dan
teknologi untuk menghadapi dunia yang semakin berubah dan semakin terkoneksi.
"Kuncinya ada pada sumber daya manusia. Sebuah negara bisa maju karena memilki sumber daya
manusia berkualitas yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," tegas Mendag Zulkifli
Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan kembali mengajak para santri untuk menjadi pelopor melalui pemikiran yang membawa pada kemajuan. "Saya mengajak santri Arrisalah menjadi pelopor untuk diskusi yang mencerahkan dan mencerdaskan. Saya berharap dari pondok Arrisalah ini akan lahir pemikiran-pemikiran yang akan membawa kemajuan bagi Islam dan Indonesia," tambah Mendag Zulkifli
Hasan.
Gerakan Pangan Murah
Pada hari yang sama, Mendag Zulkifli Hasan juga menghadiri pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Mojokerto dan Ponorogo, Jawa Timur. Pada kegiatan tersebut, dijual beras Bulog program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) masing-masing sebanyak 500 kg dengan harga di bawah harga pasar.

"Hari ini kami mengadakan bazar beras dengan harga standar pemerintah. Penjualan beras ini
diharapkan dapat membantu masyarakat," tambah Mendag Zulkifli Hasan.
Kemendag bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) berkomitmen menyelenggarakan GPM
sebagai upaya dalam mengantisipasi dampak inflasi dan menjaga stabilitas harga dan pasokan
pangan. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan barang.(***)
Poto: Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melakukan dialog dengan para santri Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (5 Nov).





.jpg)



.jpg)
.jpg)





