- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Usai Kunker ke Pesantren, Mendag Zulkifli Hasan hadiri Gelar Pangan Murah di Jatim

Keterangan Gambar : Poto: Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melakukan dialog dengan para santri Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (5 Nov).
MEGAPOLITANPOS.COM, Ponorogo, Jatim – Mendag Zulkifli Hasan mengajak para santri untuk mempersiapkan diri guna menghadapi persaingan dunia yang semakin kompetitif. Para santri harus belajar sungguh-sungguh karena masa depan ada di pundak generasi muda, seperti santri.
Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat menyapa santri Pondok Modern Arrisalah Program
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu, (5/11). Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim.
"Persaingan akan semakin kompetitif. Oleh karena itu, persiapkan sebaik-baiknya, belajarlah
sungguh-sungguh. Masa depan Indonesia ada di pundak kalian," ucap Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, kunci kemajuan sebuah negara berada pada sumber daya manusia (SDM). Sehingga diperlukan SDM berkualitas yang menguasai ilmu pengetahuan dan
teknologi untuk menghadapi dunia yang semakin berubah dan semakin terkoneksi.
"Kuncinya ada pada sumber daya manusia. Sebuah negara bisa maju karena memilki sumber daya
manusia berkualitas yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," tegas Mendag Zulkifli
Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan kembali mengajak para santri untuk menjadi pelopor melalui pemikiran yang membawa pada kemajuan. "Saya mengajak santri Arrisalah menjadi pelopor untuk diskusi yang mencerahkan dan mencerdaskan. Saya berharap dari pondok Arrisalah ini akan lahir pemikiran-pemikiran yang akan membawa kemajuan bagi Islam dan Indonesia," tambah Mendag Zulkifli
Hasan.
Gerakan Pangan Murah
Pada hari yang sama, Mendag Zulkifli Hasan juga menghadiri pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Mojokerto dan Ponorogo, Jawa Timur. Pada kegiatan tersebut, dijual beras Bulog program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) masing-masing sebanyak 500 kg dengan harga di bawah harga pasar.

"Hari ini kami mengadakan bazar beras dengan harga standar pemerintah. Penjualan beras ini
diharapkan dapat membantu masyarakat," tambah Mendag Zulkifli Hasan.
Kemendag bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) berkomitmen menyelenggarakan GPM
sebagai upaya dalam mengantisipasi dampak inflasi dan menjaga stabilitas harga dan pasokan
pangan. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan barang.(***)
Poto: Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan melakukan dialog dengan para santri Pondok Modern Arrisalah Program Internasional di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (5 Nov).



.jpg)
.jpg)












