- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
- HUT ke-81 RI: doa kebangsaan lintas agama tegaskan Bhinneka Tunggal Ika
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- H. Nurul Anwar Ajak Pengurus BKMT Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi
- H. Taupik Nugraha, BKMT Berperan Besar Membina Umat dan Memperkuat Persatuan
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
UPT Puskesmas Srengat Blitar hadirkan Inovasi Pemantauan Kesehatan Digital dari Aplikasi Dasboard MENTARI

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Sebagai bagian dari transformasi digital di sektor kesehatan, UPT Puskesmas Srengat meluncurkan aplikasi Dashboard MENTARI (Pemantauan Data Mandiri), yang dirancang untuk memudahkan pemantauan dan pengolahan data skrining kesehatan masyarakat secara real-time.
Kepala Bappedalitbang Drs. Rully Wahyu Prasetyowanto, ME menyebutkan bahwa ke aplikasi hadir untuk meningkatkan efektivitas layanan kesehatan melalui pemantauan mandiri, memungkinkan data kesehatan masyarakat diolah dan diakses dengan lebih cepat dan akurat.
"Latar belakang pengembangan aplikasi ini didasari oleh Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 2015 Tahun 2023 yang mengharuskan skrining kesehatan yang komprehensif di setiap puskesmas,"kata Rully.
Baca Lainnya :
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- Akses Jalan Bendungan Lahor Ditutup Ribuan Massa Gelar Aksi Tolak
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
Sebelumnya, pengumpulan data secara manual kerap membebani operasional Puskesmas dan meningkatkan biaya penggandaan kertas. Dengan Dashboard MENTARI, Rully berharap melalui data skrining kesehatan kini dikelola melalui formulir digital yang otomatis terintegrasi ke dalam dashboard aplikasi, sehingga memudahkan setiap unit pelayanan untuk memantau data secara berkala dan langsung.
"Dashboard ini memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya adalah tampilan data real-time yang dapat diakses oleh setiap unit layanan, pencatatan jumlah skrining per petugas, jenis skrining, hingga evaluasi capaian bulanan. Dengan dukungan ini, proses pemantauan wilayah setempat (PWS) di Puskesmas Srengat kini semakin terukur dan transparan,"terangnya.
Dengan aplikasi ini juga telah mengurangi penggunaan kertas secara signifikan dan mendukung penciptaan lingkungan kerja yang lebih ramah lingkungan. Sejak diterapkan pada Agustus 2024, Dashboard MENTARI berhasil mencatat 2.453 skrining kesehatan, dengan distribusi antara klaster ibu dan balita sebanyak 991 skrining, klaster apras dan remaja 274 skrining, klaster dewasa dan lansia 905 skrining, dan klaster mentari 283 skrining.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Blitar turut berperan dalam pengembangan dan implementasi aplikasi ini.
Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar Rully juga menyebutkan sebagai pembina inovasi daerah, Bappedalitbang memberikan pendampingan penuh untuk melaporkan inovasi Dashboard MENTARI kepada Kementerian Dalam Negeri. Selain itu, Bappedalitbang juga memfasilitasi publikasi dan sosialisasi inovasi ini melalui berbagai media, agar masyarakat dapat memahami manfaat dari aplikasi ini secara menyeluruh.
"Sinergi ini memastikan bahwa inovasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan Puskesmas Srengat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pengembangan layanan kesehatan berbasis digital di seluruh Kabupaten Blitar.
Dengan inovasi ini, UPT Puskesmas Srengat berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan publik yang lebih transparan, cepat, dan tepat, serta memperkuat komitmen Kabupaten Blitar dalam menyelenggarakan layanan kesehatan digital yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. ** (za/mp)








.jpg)






