- Kemhan RI dan Departemen War AS Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan, MDCP
- Walkot Munjirin Dorong Gerakan Pilah Sampah Perkantoran
- Viral Sekolah Rusak di Majalengka! Kadisdik Buka Fakta : Sudah Diusulkan, Tapi Terbentur Aturan Pusat
- Apel Pagi di PUPR, Bupati Barito Utara Dorong Kinerja Responsif dan Profesional
- Pemkab Barito Utara Dorong Literasi Keuangan Syariah Lewat SICANTIKS 2026
- Bupati Shalahuddin Buka Kegiatan SICANTIKS 2026, Dorong Literasi Keuangan Syariah di Barito Utara
- TPAKD Jadi Kunci, Pemkab Barito Utara Percepat Akses Keuangan hingga Pelosok
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Daerah
- KH Maman Imanulhaq : Jangan Mainkan Tiket Haji, Ini Soal Keadilan Umat!
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
Upaya Menumbuhkan Budaya Literasi, Dissiptaka Barut Gelar Lomba Membaca Nyaring Bagi Guru TK Dan SD Sederajat

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Bupati Barito Utara melalui
Sekretaris Daerah Drs Muhlis membuka secara resmi kegiatan
Lomba
Membaca Nyaring (Read Aloud) bagi guru TK/RA dan SD/MI tingkat Kabupaten Barito
Utara.
Baca Lainnya :
- Kemhan RI dan Departemen War AS Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan, MDCP
- Walkot Munjirin Dorong Gerakan Pilah Sampah Perkantoran
- Viral Sekolah Rusak di Majalengka! Kadisdik Buka Fakta : Sudah Diusulkan, Tapi Terbentur Aturan Pusat
- Apel Pagi di PUPR, Bupati Barito Utara Dorong Kinerja Responsif dan Profesional
- Pemkab Barito Utara Dorong Literasi Keuangan Syariah Lewat SICANTIKS 2026
Kegiatan yang diikuti sebanyak 40 peserta ini di inisiasi oleh
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) Barito Utara.
Berlangsung
di Aula Utama Lantai II Kantor Dissiptaka Muara Teweh, Selasa (4/11/2025),
Dalam sambutannya, Sekda Drs. Muhlis menyampaikan bahwa
perpustakaan dan kearsipan memiliki misi besar dalam membangun peradaban bangsa
melalui literasi. Menurutnya, perpustakaan kini tidak lagi sekadar menjadi
tempat menyimpan buku, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat pembelajaran
sepanjang hayat, tempat lahirnya gagasan, serta ruang inspirasi bagi masyarakat.
“Kegiatan lomba membaca nyaring ini merupakan bagian dari upaya
kita untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini, terutama melalui peran
strategis guru. Membaca nyaring bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga
seni dalam menyampaikan pesan dan membangkitkan imajinasi anak,” ujar Muhlis.
Ia menambahkan, dari suara guru yang penuh ekspresi dan ketulusan,
lahirlah kecintaan murid terhadap buku, tumbuh rasa ingin tahu untuk terus
belajar, serta terbentuk karakter kuat sebagai generasi penerus bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Muhlis juga menekankan pentingnya
kolaborasi antara berbagai pihak dalam menumbuhkan minat baca di masyarakat.
“Mengembangkan literasi tidak dapat dilakukan hanya oleh
perpustakaan, sekolah, atau keluarga secara terpisah. Harus ada kolaborasi,
sinergi, dan gerakan bersama agar minat baca dapat tumbuh di seluruh lapisan
masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sekda berharap agar kegiatan lomba membaca nyaring
ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk
berbagi ilmu, pengalaman, dan metode pembelajaran inovatif bagi para guru.
Melalui kegiatan ini, para pendidik diharapkan mampu menjadi teladan dalam
menumbuhkan minat baca di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi para pendidik untuk terus mengembangkan kompetensi, khususnya dalam teknik membaca nyaring yang efektif, ekspresif, dan edukatif. Dari sinilah akan lahir generasi pendidik yang percaya diri, inspiratif, dan berdedikasi tinggi,” ungkap Muhlis.
Pada kesempatan yang sama Sekda Muhlis memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih
kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Barito Utara beserta seluruh
jajaran atas kerja keras dan dedikasinya dalam menyelenggarakan kegiatan
tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dissiptaka Barito Utara yang telah melaksanakan acara ini dengan baik dan lancar. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi peningkatan literasi di Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.
Kegiatan lomba membaca nyaring ini menjadi salah satu bentuk nyata
komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mendukung Gerakan Literasi
Nasional serta memperkuat budaya membaca di kalangan tenaga pendidik dan
peserta didik.
(A)













