- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka
Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kadis Kesehatan Kabupaten Blitar Mencatat 5 orang Meninggal

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Christine indrawati, M.Kes
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Korban kerusuhan suporter sepak bola di stadion Kanjuruhan Malang, korban meninggal warga Kabupaten Blitar bertambah. Disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Christine indrawati, M.Kes. hasil rekapitulasi jumlah korban dilaporkan pada Minggu (02/10/22) pukul 11.30 WIB tercatat ada 10 orang korban, 5 orang dinyatakan meninggal dunia dan seorang masih belum sadarkan diri dalam masa perawatan rumah sakit.
"Para korban masing masing :1.Moch.Rizky Darmawan (16) warga link.Plosorejo Bence Garum. 2.Andika Bayu Pradana (20) Salam Kedawung Nglegok, 3.M Adam Hayatulmaki (17) jalan Diponegoro Desa Karangaono Kanigoro, 4.Riki Febrinato (21) jalan Brantas Keluraham Talun Kecamatan Talun, 5.Mohamat Mustofa (15) keluarga Krajan Ngeni Wonotirto, 6.M. Mungizul Hidayatulah jl.Raden Patah Kedung Bunder Sutojayan, pasangan suami istri anonim warga Kedungrejo diurus tim relawan dari malang dibawa ke Blitar, 9. Muhamat Khoirul Huda (28) Kemloko Sidodadi Garum dan 10. Muhamad Riyan Dwi Cahyono (22) warga Dawuhan Kademangan kondisi kritis," ungkap Kadin Kes Kabupaten Blitar.
Selanjutnya dalam rilisny melalui sambungan seluler nomor WA, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, saat ini sebagian jasat korban ada yang sudah diantarkan ke rumah duka untuk dimakamkan.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
"Selain korban meninggal dunia, dalam musibah ini juga terdapat beberapa orang warga Blitar yang mengalami luka ringan, yang saat ini dalam proses penjemputan, sementara masih terdata 3 orang," pungkasnya. (za/mp)















