Breaking News
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
Toilet Umum di Taman Iring Witu Buntok Tak Diurus

MEGAPOLITANPOS.COM (Buntok) - Toilet umum sebagai salah satu fasilitas publik , yang keberadaannya sangat vital. Sesuai namanya, toilet umum disediakan di tempat umum seperti taman, hatle ,terminal serta pasar atau fasilitas publik lainnya. Namun, kenyataannya, keberadaan toilet juga bisa menimbulkan masalah apa bila kebersihannya tidak terjaga. Hal serupa terjadi di taman Iring Witu Buntok. Tepatnya pertigaan lampu merah Jalan Tugu, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah(Kalteng), yang mana keberadaan toilet umum tersebut, Selain kebersihan, toilet sangatlah bau dan kotor. Wanita setengah baya Juayah, 46 tahun, wanita penjual bakso, mie ayam yang berjualan di lingkungan setempat mengatakan,(Senin/27/12/2021) fasilitas publik itu tak pernah dipelihara. " WC umum itu sejak selesai pekerjaannya tahun 2017 silam sampai saat ini tidak terpilihara oleh dinas instansi terkait. Sehingga kami yang berjualan di sini sangatlah terganggu dengan aroma bau yang berasal dari WC umum Taman Iring Witu tersebut," ucapnya. Iapun berharap agar instansi terkait memperhatikan, menjaga kebersihan dan kenyamanan toilet untuk mewujudkan kenyamanan bersama. Serta Dinas terkait membemberikan sosialisasi Kesadaran warga sebagai pengguna untuk memelihara kebersihan. Mengingat penting tempat buang hajat itu," cetusnya. Isna 50 tahun, juga menambahkan, "Kalau WC itu sangat bau amis alias bau hancing dengan aroma yang tidak sedap," ucapnya.
- "Kami berharap kepada dinas atau Instansi terkait supaya bisa merawat prasarana itu supaya kenyamanan dirasakan oleh masyarakat, khususnya yang sering berkunjung ke taman ini. Apalagi ketika sore hari banyak anak - anak yang dibawa orang tuanya untuk bermain di taman ini." cetusnya. (Ade/Red/MP).



.jpg)




.jpg)







