Breaking News
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
- Anggota DPRD Barito Utara Nilai ORARI Tetap Strategis di Tengah Perkembangan Teknologi
Toilet Umum di Taman Iring Witu Buntok Tak Diurus

MEGAPOLITANPOS.COM (Buntok) - Toilet umum sebagai salah satu fasilitas publik , yang keberadaannya sangat vital. Sesuai namanya, toilet umum disediakan di tempat umum seperti taman, hatle ,terminal serta pasar atau fasilitas publik lainnya. Namun, kenyataannya, keberadaan toilet juga bisa menimbulkan masalah apa bila kebersihannya tidak terjaga. Hal serupa terjadi di taman Iring Witu Buntok. Tepatnya pertigaan lampu merah Jalan Tugu, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Kalimantan Tengah(Kalteng), yang mana keberadaan toilet umum tersebut, Selain kebersihan, toilet sangatlah bau dan kotor. Wanita setengah baya Juayah, 46 tahun, wanita penjual bakso, mie ayam yang berjualan di lingkungan setempat mengatakan,(Senin/27/12/2021) fasilitas publik itu tak pernah dipelihara. " WC umum itu sejak selesai pekerjaannya tahun 2017 silam sampai saat ini tidak terpilihara oleh dinas instansi terkait. Sehingga kami yang berjualan di sini sangatlah terganggu dengan aroma bau yang berasal dari WC umum Taman Iring Witu tersebut," ucapnya. Iapun berharap agar instansi terkait memperhatikan, menjaga kebersihan dan kenyamanan toilet untuk mewujudkan kenyamanan bersama. Serta Dinas terkait membemberikan sosialisasi Kesadaran warga sebagai pengguna untuk memelihara kebersihan. Mengingat penting tempat buang hajat itu," cetusnya. Isna 50 tahun, juga menambahkan, "Kalau WC itu sangat bau amis alias bau hancing dengan aroma yang tidak sedap," ucapnya.
- "Kami berharap kepada dinas atau Instansi terkait supaya bisa merawat prasarana itu supaya kenyamanan dirasakan oleh masyarakat, khususnya yang sering berkunjung ke taman ini. Apalagi ketika sore hari banyak anak - anak yang dibawa orang tuanya untuk bermain di taman ini." cetusnya. (Ade/Red/MP).












.jpg)




