- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, DPC AWPI DAS Barito Bermitra dengan Relawan Kesehatan Indonesia

Megapolitanpos.com(Jakarta) - Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPC AWPI) yang terdiri 3 (tiga) kabupaten Daerah Aliran Sungai (Das Barito) menjalin kerjasama di bidang Kesehatan dengan Relawan Kesehatan Indonesia.
Relawan Kesehatan Indonesia merupakan Ormas yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan secara nasional. Seperti pelayanan kesehatan korban bencana, pendampingan masyarakat dalam memperoleh hak kesehatan, asuransi kesehatan, penyuluhan dan sebagainya.
Baca Lainnya :
- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
Kesepakatan kerjasama tersebut disepakati malam ini, Rabu (8/2/2023) di kantor pusat Relawan Kesehatan Indonesia di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Hadir dalam acara tersebut Ketua DPC AWPI Barito Selatan Ade Soebara Noor dan Sekretaris Amar Iswani, Ketua DPC AWPI Barito Utara Didi Rosyidi dan DPC Barito Timur Roni Haryadi, serta didampingi Ketua Dewan Pembina AWPI DAS Barito YS Widada.
Sedangkan pihak tuan rumah dihadiri Pengurus Nasional Relawan Kesehatan Indonesia Ahmad Romdhoni dan Ketua Relawan Kesehatan Indonesia DKI Jakarta Martha Tiana Hermawan.
"Masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya DAS Barito sangat membutuhkan pelayanan di bidang kesehatan. Karena itu, AWPI merasa terpanggil untuk turut memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Baik menyakut pendampingan masyarakat dalam memperoleh pengobatan, memperoleh pelayanan asuransi kesehatan, membantu pemerintah dalam sosialisasi program gizi, stunting dan lainnya," tutur YS Widada.
Di tempat yang sama, Ketua Kolektive Pimpinan Wilayah (KPW) Relawan Kesehatan Indonesia DKI Jakarta Martha Tiana Hermawan mengatakan, pihaknya menyambut dengan gembira kedatangan pengurus AWPI DAS Barito.
Tiana yang didampingi Ahmad Romdhoni mengaku sangat gembira atas terjalinnya kerjasama ini. Sebab permasalahan kesehatan di Indonesia masih sangat banyak. Sehingga pihaknya membutuhkan mitra kolaborasi yang sangat strategis dalam mengawal kebijakan terkait kesehatan. Memiliki mitra organisasi jurnalis, tentu sangat strategis. Karena para jurnalis dapat memantau berjalannya sistem pelayanan kesehatan dan jaminan sosial kesehatan. Khususnya bagi masyarakat pra sejahtera.
"Dengan kerjasama ini maka semakin banyak pihak yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan, terutama dalam membangun pemahaman dan program yang terkait preventif di bidang kesehatan," ucapnya.
Sementara Ketua DPC AWPI Barsel Ade Soebara Noor menyampaikan, hal ini merupakan salah satu program sosial dalam bidang kesehatan masyarakat. "Ini adalah langkah konkrit dari Rakernas AWPI yang baru saja selesai kami ikuti. Mudah-mudahan program ini bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Tengah khususnya DAS Barito yang selama ini memang kurang memiliki akses pelayanan kesehatan yang kurang maksimal," kata Ade. (*/Red/ MP)

.jpg)



.jpg)











