- Bupati Majalengka Resmi Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Fitri 1447 H
- Politisi Muda Disabilitas BambsoesHadir dalam Buka Puasa Bersama IKAL Lemhannas RI di Kantor Staf Presiden
- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
Tak Terawat, Begini Kondisi Jembatan Gantung Serab Depok, Makin Banyak dilintasi Kendaraan Bermotor

Keterangan Gambar : Jembatan Gantung Serab
Megapolitanpos.com, Serab Depok- Ingin sampai lebih cepat, itulah alasan para pengendara (Roda dua)untuk sampai ditempat tujuan. Kondisi kemacetan dijalur utama akibat sedang adanya pembangunan jalan jembatan Grand Depok City(GDC)) membuat para penyintas roda dua berbondong bondong melewati jembatan gantung Serab.

" Kalau yang melintas volumenya sekarang sudah melebihi (overload), apalagi sudah beberapa bulan terakhir banyak sekali para pengendara motor yang lewat jembatan ini, karena jalan utama di GDC sedang diadakan perbaikan," ujar Ketua Komunitas Sungai Ciliwung dan Ketua Rt008/02 Kp.Serab Tirtajaya Depok, Sugianto di Depok, Senin(12/12/2022).
Baca Lainnya :
- RW 02 Tirtajaya Depok Gelar Pra Musrenbang 2026, Serap Aspirasi Warga hingga Tingkat DPRD
- DPUPR Depok Lanjutkan Pembangunan Turap Sungai Ciliwung untuk Cegah Banjir di Kampung Serab
- Jelang Ramadhan, Ratusan Warga Depok Antusias Mengikuti Pawai Obor
- Wakil Walkot Depok IBH Ungkap Jembatan Gantung Depok Akan dibangun , dianggarkan Rp1,5 Milyar

Jembatan Gantung Serab yang berdiri sejak 1990 an tersebut kondisinya kini mengkhawatirkan, jika dilintasi kendaraan bermotor, selain lempengan besi yang sudah licin, besi- besi pembatasnya juga sudah mulai berkarat.tidak jarang pelintas juga terpeleset jatuh disaat jembatan licin karena hujan.

" Ya akhirnya jembatan kini mengalami kerusakan, karena sudah sekitar 8 tahun tak Terawat, perawatan kan butuh biaya operasional, kita para relawan menyediakan kotak amal disekitar jembatan untuk digunakan bagi biaya perawatan seperti pembelian Cat anti karat,pelumas dll," kata Gembit panggilan akrab Sugianto.

Gembit menambahkan memang pernah ada usulan pembuatan jembatan beton, namun katanya nilai historisnya jembatan tersebut akan hilang.
" Ikon kampung serab adalah jembatan gantung tersebut, sebelumnya dahulu alat melintas warga adalah perahu eretañ(getek). Namun apabila Pemkot Depok mau membangun jembatan beton untuk lebih kenyamanan gak apa,"katanya.

Gembit berharap sekalipun memang diperbolehkan melintas bagi kendaraan roda dua, agar para pengendara berhati-hati dan bergantian demi keselamatan dan menjaga kekuatan jembatan tersebut.
" Ya kami juga berharap pihak terkait (Pemkot Depok) kembali melakukan kontrol dan perawatan, dàn bagi para pengendara agar lebih berhati-hati melintasi jembatan tersebut," tutupnya.(HEA/Red/MP).

















