- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
Tak Terawat, Begini Kondisi Jembatan Gantung Serab Depok, Makin Banyak dilintasi Kendaraan Bermotor

Keterangan Gambar : Jembatan Gantung Serab
Megapolitanpos.com, Serab Depok- Ingin sampai lebih cepat, itulah alasan para pengendara (Roda dua)untuk sampai ditempat tujuan. Kondisi kemacetan dijalur utama akibat sedang adanya pembangunan jalan jembatan Grand Depok City(GDC)) membuat para penyintas roda dua berbondong bondong melewati jembatan gantung Serab.

" Kalau yang melintas volumenya sekarang sudah melebihi (overload), apalagi sudah beberapa bulan terakhir banyak sekali para pengendara motor yang lewat jembatan ini, karena jalan utama di GDC sedang diadakan perbaikan," ujar Ketua Komunitas Sungai Ciliwung dan Ketua Rt008/02 Kp.Serab Tirtajaya Depok, Sugianto di Depok, Senin(12/12/2022).
Baca Lainnya :
- Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemkot Depok Perkuat Gotong Royong dan Pelayanan Warga
- Pemerintah Siapkan 34 Aglomerasi Waste to Electricity, Depok dan Bogor Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Modern
- RW 02 Tirtajaya Depok Gelar Pra Musrenbang 2026, Serap Aspirasi Warga hingga Tingkat DPRD
- DPUPR Depok Lanjutkan Pembangunan Turap Sungai Ciliwung untuk Cegah Banjir di Kampung Serab
- Jelang Ramadhan, Ratusan Warga Depok Antusias Mengikuti Pawai Obor

Jembatan Gantung Serab yang berdiri sejak 1990 an tersebut kondisinya kini mengkhawatirkan, jika dilintasi kendaraan bermotor, selain lempengan besi yang sudah licin, besi- besi pembatasnya juga sudah mulai berkarat.tidak jarang pelintas juga terpeleset jatuh disaat jembatan licin karena hujan.

" Ya akhirnya jembatan kini mengalami kerusakan, karena sudah sekitar 8 tahun tak Terawat, perawatan kan butuh biaya operasional, kita para relawan menyediakan kotak amal disekitar jembatan untuk digunakan bagi biaya perawatan seperti pembelian Cat anti karat,pelumas dll," kata Gembit panggilan akrab Sugianto.

Gembit menambahkan memang pernah ada usulan pembuatan jembatan beton, namun katanya nilai historisnya jembatan tersebut akan hilang.
" Ikon kampung serab adalah jembatan gantung tersebut, sebelumnya dahulu alat melintas warga adalah perahu eretañ(getek). Namun apabila Pemkot Depok mau membangun jembatan beton untuk lebih kenyamanan gak apa,"katanya.

Gembit berharap sekalipun memang diperbolehkan melintas bagi kendaraan roda dua, agar para pengendara berhati-hati dan bergantian demi keselamatan dan menjaga kekuatan jembatan tersebut.
" Ya kami juga berharap pihak terkait (Pemkot Depok) kembali melakukan kontrol dan perawatan, dàn bagi para pengendara agar lebih berhati-hati melintasi jembatan tersebut," tutupnya.(HEA/Red/MP).

















