- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
Sutisna, S.Pd : Bakal Caleg Partai Perindo Nyatakan Mundur Dari Kontestasi Pemilu 2024

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pernyataan mundur, pindah partai dan beralih dukungan acapkali terjadi di lintas partai yang menghiasi musim politik. Hal ini pun terjadi pada salah satu Bacaleg Perindo yang sebelumnya menyatakan siap bertarung di pemilu 2024, kini menyatakan mundur.
Menurut Sutisna, keinginannya untuk mundur di dasari pertimbangan yang sangat logis.
"saya menyatakan mundur dan sudah konfirmasi ke pengurus partai di DPD PERINDO Kota Tangerang". Katanya saat memberikan keterangan kepada tim awak media.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
Dibalik alasannya untuk mundur dari kontestasi bacaleg, Tisna sapaan akrabnya, mempertimbangkan mahalnya ongkos politik.
"Belum apa-apa, saya merasakan beratnya beban ongkos politik yang harus saya tanggung, seperti konsolidasi timses dan belum lagi mobilisasi masa di ajang kontestasi, tentu ini semua membutuhkan modal tidak sedikit." Ungkapnya.
Saat ditanya, apakah ada force atau intimidasi dari pihak lawan politik" Saya menilai di Dapil 1 (satu) khususnya, kami merasa kehidupan berdemokrasi berjalan dinamis, tidak ada konflik antar individu masyarakat, semuanya berjalan baik, dan memang semua ini murni karena kemampuan saya belum cukup untuk menghadapi pemilu 2024". Tegasnya.
Dilain hal ia juga mengutarakan permohonan maaf dan harapannya kepada semua pihak yang sudah membantu.
"Saya mohon maaf karena tidak bisa melanjutkan perjuangan, semoga ini jadi pelajaran yang berharga untuk saya khususnya, saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sejauh ini loyal dalam memberikan dukungan." Katanya di akhir penutup penjelasan kepada tim media. ** (Red)

















