- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
Sutisna, S.Pd : Bakal Caleg Partai Perindo Nyatakan Mundur Dari Kontestasi Pemilu 2024

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pernyataan mundur, pindah partai dan beralih dukungan acapkali terjadi di lintas partai yang menghiasi musim politik. Hal ini pun terjadi pada salah satu Bacaleg Perindo yang sebelumnya menyatakan siap bertarung di pemilu 2024, kini menyatakan mundur.
Menurut Sutisna, keinginannya untuk mundur di dasari pertimbangan yang sangat logis.
"saya menyatakan mundur dan sudah konfirmasi ke pengurus partai di DPD PERINDO Kota Tangerang". Katanya saat memberikan keterangan kepada tim awak media.
Baca Lainnya :
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
Dibalik alasannya untuk mundur dari kontestasi bacaleg, Tisna sapaan akrabnya, mempertimbangkan mahalnya ongkos politik.
"Belum apa-apa, saya merasakan beratnya beban ongkos politik yang harus saya tanggung, seperti konsolidasi timses dan belum lagi mobilisasi masa di ajang kontestasi, tentu ini semua membutuhkan modal tidak sedikit." Ungkapnya.
Saat ditanya, apakah ada force atau intimidasi dari pihak lawan politik" Saya menilai di Dapil 1 (satu) khususnya, kami merasa kehidupan berdemokrasi berjalan dinamis, tidak ada konflik antar individu masyarakat, semuanya berjalan baik, dan memang semua ini murni karena kemampuan saya belum cukup untuk menghadapi pemilu 2024". Tegasnya.
Dilain hal ia juga mengutarakan permohonan maaf dan harapannya kepada semua pihak yang sudah membantu.
"Saya mohon maaf karena tidak bisa melanjutkan perjuangan, semoga ini jadi pelajaran yang berharga untuk saya khususnya, saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sejauh ini loyal dalam memberikan dukungan." Katanya di akhir penutup penjelasan kepada tim media. ** (Red)










1.jpg)





