Breaking News
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Seorang Pemburu Ular Bernasib Sial, Tewas Dililit Ular Sanca Kembang

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Malang tak dapat ditolak Mujur tak dapat diraih, seperti yang dialami oleh laki-laki paru baya bernama Ponirin alias Goren (45), perawakan kekar yang dikenal sang pemburu ular sawah ini harus meregang nyawa akibat dililit ular sanca kembang sepanjang 4 meter lebih. Ponirin alias Goren, umur 45 tahun adalah warga dukuh Palulo Kelurahan Nglegok, Kecamatan Ngelgok Selasa (12/07/22). Lelaki paruh baya yang tiap hari dikenal tukang memburu katak dan ular sawah itu ditemukan warga, dalam kondisi sudah membujur kaku di jalan desa, area persawahan dusun Karang TaLun Desa Modangan, Nglegok, dengan posisi mayat korban masih ditunggui ular sebesar betis orang dewasa dengan panjang 4 meter. Beberapa warga yang mengetahui mayat korban, melihat kejadian itu langsung melaporkan ke Polsek Nglegok. Selanjutnya atas laporan warga, anggota Polsek langsung mendatangi TKP Dsn. Karangtalun Desa Modangan. "Tim patroli Polsek Nglegok dipimpin Kanit Samapta Aiptu Seno, langsung menanggapi laporan warga dengan mendatangi TKP yang disebutkan warga. Setiba di TKP, tim patroli langsung memasang Police line atau garis Polisi agar warga tidak mendekat. Di TKP terdapat seorang laki-laki paruh baya yang meninggal dunia. Terindikasi laki-laki tersebut meninggal karena dililit ular yang mempunyai panjang sekitar 4 meter dari jenis ular sanca kembang,"ungkap Iptu Nur Budi Kapolsek Nglegok kepada wartawan Setelah tiba di lokasi kejadian tim patroli langsung berkoordinasi dengan petugas kesehatan Puskesmas Nglegok. Di TKP, ditemukan pula ular yang menggigit korban dan tempat wadah yang digunakan sebagai tempat katak tangkapan. Korban langsung dibawa kerumah keluarga untuk dilaksanakan penyucian jenazah karena dari pihak keluarga tidak ingin dilakukan otopsi. Aipda Hendra Popi berhasil menjinakkan ular jenis phiton, dan diamankan ke mako Polsek Nglegok. “Korban murni meninggal karena dililit ular jenis sanca kembang dan pihak keluarga berkehendak memakamkan korba," pungkas Kapolsek Nglegok, Iptu Nur Budi. (za/mp)


.jpg)














