Breaking News
- PRSI Babel Gelar Fun Match Robot Soccer Saat Ngabuburit Komunitas
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
Seorang Pemburu Ular Bernasib Sial, Tewas Dililit Ular Sanca Kembang

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Malang tak dapat ditolak Mujur tak dapat diraih, seperti yang dialami oleh laki-laki paru baya bernama Ponirin alias Goren (45), perawakan kekar yang dikenal sang pemburu ular sawah ini harus meregang nyawa akibat dililit ular sanca kembang sepanjang 4 meter lebih. Ponirin alias Goren, umur 45 tahun adalah warga dukuh Palulo Kelurahan Nglegok, Kecamatan Ngelgok Selasa (12/07/22). Lelaki paruh baya yang tiap hari dikenal tukang memburu katak dan ular sawah itu ditemukan warga, dalam kondisi sudah membujur kaku di jalan desa, area persawahan dusun Karang TaLun Desa Modangan, Nglegok, dengan posisi mayat korban masih ditunggui ular sebesar betis orang dewasa dengan panjang 4 meter. Beberapa warga yang mengetahui mayat korban, melihat kejadian itu langsung melaporkan ke Polsek Nglegok. Selanjutnya atas laporan warga, anggota Polsek langsung mendatangi TKP Dsn. Karangtalun Desa Modangan. "Tim patroli Polsek Nglegok dipimpin Kanit Samapta Aiptu Seno, langsung menanggapi laporan warga dengan mendatangi TKP yang disebutkan warga. Setiba di TKP, tim patroli langsung memasang Police line atau garis Polisi agar warga tidak mendekat. Di TKP terdapat seorang laki-laki paruh baya yang meninggal dunia. Terindikasi laki-laki tersebut meninggal karena dililit ular yang mempunyai panjang sekitar 4 meter dari jenis ular sanca kembang,"ungkap Iptu Nur Budi Kapolsek Nglegok kepada wartawan Setelah tiba di lokasi kejadian tim patroli langsung berkoordinasi dengan petugas kesehatan Puskesmas Nglegok. Di TKP, ditemukan pula ular yang menggigit korban dan tempat wadah yang digunakan sebagai tempat katak tangkapan. Korban langsung dibawa kerumah keluarga untuk dilaksanakan penyucian jenazah karena dari pihak keluarga tidak ingin dilakukan otopsi. Aipda Hendra Popi berhasil menjinakkan ular jenis phiton, dan diamankan ke mako Polsek Nglegok. “Korban murni meninggal karena dililit ular jenis sanca kembang dan pihak keluarga berkehendak memakamkan korba," pungkas Kapolsek Nglegok, Iptu Nur Budi. (za/mp)

















