- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
SEMAR, WARGA BARU KEBUN BINATANG RAGUNAN

Megapolitanpos.com: Kebun
Binatang Ragunan punya warga baru. Warga baru itu bernama Semar. Usia
Semar kini genap satu bulan empat belas hari. Karena dia lahir dari
rahim Dania pada 10 Maret 2010 lalu.
Dania adalah seekor kuda
nil. Kelahiran Semar ini di sambut suka cita oleh penghuni ragunan
lainnya. Saat lahir berat badan Semar 35 kg. Pada usia sembilan belas
hari saja, berat badan Semar sudah mencapai 60 kg. Seperti layaknya
bayi yang baru lahir, Semar belum bisa makan makananya yaitu rumput dan
buah-buahan. Semar hanya bisa menyusu pada sang induk.
Semar
merupakan anak ke lima dari lima bersaudara. Semar lahir dari pasangan
kuda nil asal Indonesia Dania dan Jacky. Sebelumnya pasangan ini
memiliki 4 orang anak bernama Kia, Reno ( 5 tahun ), Donna ( 3 tahun)
dan Bobby.
Setelah melahirkan Dania dipisahkan dari kuda nil lainnya,
baik yang jantan maupun betina. Karena, tingkat sensitifitas masih
tinggi. Dan di tempatkan dalam satu kandang dengan semar. “Perilaku
Dania pasca melahirkan sangat manja. Yakni dia ingin disuapi saat makan,
” ungkap Budi selaku pengasuh kuda nil.
Dalam merawat kuda nil tak
semudah yang di bayangkan. Ada beberapa pendekatan yang harus di
lakukan. Di antaranya, dengan memberikan kasih sayang, dari cara
berpakaian si pengasuh yakni dengan memakai seragam yang sama setiap
harinya. Dan bersikap tenang namun waspada.
Selain perawatan
melalui pendekatan kejiwaan, perawatan lainnya juga dilakukan. Yaitu
dengan pembersihan kandang dengan mengganti air kolam dua kali dalam
sehari. (Febri & Dyah)









.jpg)

.jpg)





