- Musrenbang RKPD 2027 Resmi Dibuka, Bupati Barito Utara Tekankan Perencanaan Terarah dan Prioritas Pembangunan
- Ketua DPRD Barito Utara Musrenbang RKPD Jadi Wadah Menyelaraskan Aspirasi Masyarakat
- Taufik Nugraha Dorong Revisi RTRWK dan Peningkatan Layanan Pendidikan - Kesehatan
- Hj. Henny Rosgiaty Usulkan Lokasi Strategis Pembangunan Jembatan Lahei
- Salurkan 200 Becak Listrik Banpres Presiden ini Pesan Bupati Blitar Rijanto
- Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia
- Sorot Anggaran Lift Rp 1,8 Miliar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, CBA Minta Kejati DKI Selidiki
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Seluruh DPD PSI Jakarta Rampungkan Sidang Pleno untuk Rekomendasi Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Pilkada 2024

MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di seluruh wilayah Jakarta telah menyelesaikan sidang pleno untuk memberikan rekomendasi nama-nama calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam Pilkada Jakarta 2024. Sidang pleno ini melibatkan pengurus dari tingkat kecamatan hingga kota, serta menyerap aspirasi dari akar rumput.
"Kami sangat menghargai partisipasi aktif dari semua pengurus dan anggota PSI di setiap wilayah. Proses ini menunjukkan bahwa pengurus PSI di akar rumput memiliki kebebasan dalam berpendapat dan menyalurkan aspirasi politiknya," ujar Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PSI Jakarta, Elva Qolbina, mengapresiasi kerja keras seluruh DPD dalam menyelenggarakan sidang pleno ini.
Adapun nama-nama yang direkomendasikan oleh masing-masing DPD mencerminkan keberagaman latar belakang dan kompetensi calon. DPD Jakarta Selatan mengusulkan nama-nama seperti August Hamonangan, Eriko Sotarduga, Fahira Idris, Kaesang Pangarep, Nurmansjah Lubis, dan Ridwan Kamil.
Baca Lainnya :
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
Sementara itu, DPD PSI Kepulauan Seribu merekomendasikan Basuki Hadimuljono, Grace Natalie Louisa, Heru Budi Hartono, Kaesang Pangarep, dan Ridwan Kamil.
Di Jakarta Timur, nama-nama yang diusulkan meliputi Ahmad Sajili, H. Azran, Kaesang Pangarep, Luthfi Hakim, Putra Nababan, dan Ridwan Kamil. DPD Jakarta Barat mengajukan Basuki Tjahaja Purnama, Deddy Corbuzier, Erick Thohir, Grace Natalie Louisa, Heru Budi Hartono, dan Kaesang Pangarep. Untuk DPD Jakarta Pusat, nama-nama yang direkomendasikan adalah Fajar Sidik, Heru Budi Hartono, Kaesang Pangarep, Prasetyo Edi Marsudi, Ridwan Kamil, dan Sandiaga Uno. Terakhir, DPD Jakarta Utara menyampaikan nama-nama seperti Grace Natalie Louisa, Heru Budi Hartono, Kaesang Pangarep, Nadiem Makarim, dan Ridwan Kamil.
Rekomendasi dari sidang pleno ini telah diserahkan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jakarta untuk dievaluasi lebih lanjut. Elva Qolbina menyatakan bahwa DPW akan segera menggelar sidang pleno untuk memutuskan nama-nama final yang akan direkomendasikan dan kemudian mengirimkan rekomendasi tersebut kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI.
"Kami akan segera mengadakan sidang pleno di tingkat DPW untuk memutuskan nama-nama final yang akan direkomendasikan. Kami sangat menghargai nama-nama yang telah muncul, mulai dari politisi internal PSI, politisi partai lain, menteri, mantan gubernur, tokoh-tokoh Betawi, purnawirawan, anggota DPD DKI Jakarta, hingga selebriti. Ini menunjukkan bahwa PSI membuka ruang yang luas bagi berbagai kalangan untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi ini," tambah Elva.
PSI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal proses seleksi ini dengan penuh integritas dan transparansi, serta memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selalu berpihak pada kepentingan warga Jakarta. ** (Jhn)














