- Musrenbang RKPD 2027 Resmi Dibuka, Bupati Barito Utara Tekankan Perencanaan Terarah dan Prioritas Pembangunan
- Ketua DPRD Barito Utara Musrenbang RKPD Jadi Wadah Menyelaraskan Aspirasi Masyarakat
- Taufik Nugraha Dorong Revisi RTRWK dan Peningkatan Layanan Pendidikan - Kesehatan
- Hj. Henny Rosgiaty Usulkan Lokasi Strategis Pembangunan Jembatan Lahei
- Salurkan 200 Becak Listrik Banpres Presiden ini Pesan Bupati Blitar Rijanto
- Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia
- Sorot Anggaran Lift Rp 1,8 Miliar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, CBA Minta Kejati DKI Selidiki
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Sektor Pekerjaan PMI di Jerman Bakal Diperluas, Kepala BP2MI : Selain Perawat juga Untuk Kontruksi

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan bakal ada potensi penambahan sektor konstruksi pada skema penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) antar pemerintah atau Government to Government (G to G) Jerman.
Hal itu dikatakan Benny saat melepas keberangkatan 85 pekerja migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan (Korsel), di Kantor BP2MI, Jakarta, Senin (13/5/2024).
Dijelaskan Benny, akan adanya penambahan sektor pekerjaan itu setelah pihaknya bernegosiasi dengan pihak Jerman pada awal Mei 2024 saat kunjungan kerja ke negara tersebut. Dia juga mengatakan pembahasan perluasan sektor sudah dilakukan dengan pihak Jerman.
Baca Lainnya :
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
"Bahkan mereka challenge bagaimana kalau technical agreement (perjanjian kerjasama)-nya bisa ditandatangani paling lambat bulan Juli, saya perintahkan staf mempersiapkan segala sesuatunya," imbuh Benny.
"Jadi (PMI) yang ke Jerman punya pilihan, tidak hanya perawat tapi juga untuk konstruksi," jelas Benny.
Lanjut Benny mengungkapkan, salah satu tantangan dalam meningkatkan penempatan PMI ke Jerman adalah persyaratan bahasa, yakni dibutuhkan sertifikat bahasa level B2 untuk dapat bekerja di negara tersebut. Meski demikian, Benny mengaku berupaya keras agar persyaratan bahasa dapat menjadi pertimbangan dalam kerjasama perluasan sektor pekerjaan.
"Kemarin kita bernegosiasi dengan GIZ (Badan Kerjasama Internasional Jerman) bagaimana jika diturunkan levelnya A1 atau A2 untuk B1 dan B2 cukup dilakukan di Jerman sambil PMI bekerja," kata Benny.
"Artinya, dengan modal A2 dia (PMI) bisa ke Jerman kemudian dia (PMI) bisa bekerja mengisi kekosongan jabatan dan sektor yang dibutuhkan oleh Jerman dan itu sedang dinegosiasikan," papar Benny.
Sekedar diketahui pada tahun 2023 BP2MI menempatkan sebanyak 84 PMI ke Jerman dalam skema penempatan G to G sektor perawat. ** (Anton)














