- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
Rieke Diah Pitaloka ke Pekerja Migran Indonesia: Kalian adalah Pejuang Republik

Keterangan Gambar : Tampak Anggota DPR RI Komisi IV Rieke Diah Pitaloka dan Kepala BP2MI Benny Rhamdani bersama jajarannya saat melepas keberangkatan 162 Pekerja Migran Indonesia program G to G Korea Selatan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka memberikan motivasi kepada 162 Pekerja Migran Indonesia (PMI) program Government to Government (G to G) Korea Selatan, Senin (21/11/2022). Saat memotivasi, Rieke mengaku lebih senang menyebut PMI sebagai Pejuang Republik ketimbang pahlawan.
"Kalian adalah Pejuang Republik. Saya tidak sebut pahlawan," kata Rieke dihadapan ratusan PMI yang akan dilepas ke Korea Selatan oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), di El Hotel Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (21/11/2022).
PMI, menurut Rieke selain salah satu penopang tumbuhnya perekonomian serta penyumbang devisa negara terbesar kedua, adalah pekerja yang senantiasa berjuang hidup di negara penempatan demi mengubah nasibnya.
Baca Lainnya :
- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
"Karena penghasil devisa terbesar kedua bersumber dari PMI. Ini perjuangan yang serius. Ini butuh perjuangan yang kuat," ujarnya.
Rieke mengungkapkan, bahwa DPR dan BP2MI terus berupaya memperjuangkan kepentingan dari pekerja migran Indonesia.
"Kita berjuang untuk mengakhiri kebodohan dan kemiskinan. Kekuatan perjuangan kita dilandasi oleh tulusnya perjuangan. Ini adalah tugas mulia," ujar Duta Buruh Migran ILO ini.
Lebih lanjut Rieke juga berpesan kepada para PMI, selama bekerja jika kalian goyah berzikirlah sejenak. Karena zikir bisa untuk doa.
"Ini penting sekali, bekerja di Korea jangan hanya tujuannya uang. Tujuannya adalah hidup yang berkah," tuturnya.
"Didalam perjalanan sering kali hidup kita goyah. Jangan pernah tinggalkan niat awal, kalian PMI punya niat baik untuk membantu orang tua, bisa menyekolahkan adik-adiknya," tambah Rieke.
Kepala BP2MI Benny Ramdhani berterima kasih kepada Rieke sebagai inisator yang telah mendukung lahirnya Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang perlindungan PMI yang revolusioner.
Benny mengatakan, semua Kementerian Lembaga harus gerak juang bersama agar tidak bertekuk lutut kepada bandit dan sindikat penempatan ilegal PMI.
"Kita tidak akan pernah ikhlas dan rhido jika bandit-bandit itu terus leluasa. Negara tidak boleh berprilaku seperti swasta. Negara tidak boleh mengutip sedikitpun kepada PMI, negara tidak boleh kalah," cetusnya.

















