- Hadiri Sosialisasi pembangunan Jembatan Lemo, Ketua DPRD Harapakan Dukungan Semua Pihak
- Polda Metro Ungkap Lima Perkara SDA dan Barang Bersubsidi, 12 Tersangka Diproses
- Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Jadi Bekal PPPK, Kamenag Layani Masyarakat.
- Kepala BNPB Letjen Kristomei Tinjau Karhutla Jawa Timur dan Imbau Masyarakat Hentikan Pembakaran
- Siskamling Malam Sabtu, Babinsa Dan Komduk Jaga Kamtibmas.
- Pilkada Lewat DPRD Mengemuka, Rona Firmansyah Buka Suara
- Ketua DPRD Hj Mery Rukaini Hadiri Pelantikan 55 Pejabat Pemkab Barito Utara
- Lantik 55 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Barito Utara Tegaskan Jabatan Harus Dibuktikan Dengan Kinerja
- Pemprov DKI, OJK, dan Bank Jakarta Perkuat Inklusi Keuangan Lewat Financial Festival 2026
- Barito Selatan Beri Akses Sekolah Enuma ke 33 TK dan SD, Perkuat Pembelajaran Digital
Rekan Indonesia Jaktim Minta Walikota Jaktim Fokus Soal DBD.

Keterangan Gambar : Chamdi (kanan) Ketua Divisi Kesehatan Dan Organisasi Rekan Indonesia Jaktim
MEGAPOLITANPOS.COM. JAKARTA. Memasuki musim penghujan, Jakarta selalu dihantui dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini terkait dengan kesadaran warga yang masih rendah dalam melonjaknya angka DJAKARTA
Padahal dinas kesehatan (dinkes) DKI Jakarta dan suku dinas kesehatan (sudinkes) kotamadya se Jakarta sudah sering melakukan sosialisasi dan penanggulangan DBD.
Namun sayangnya hal itu tidak dibarengi dengan keseriusan pemerintah Kota Jaktim, dimana Walikota Jaktim kurang fokus dalam menanggulangi melonjaknya kasus DBD di Jaktim.
Baca Lainnya :
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Sachrudin Dorong Mahasiswa Raharja Taklukkan Tantangan, Ciptakan Peluang.
- Sachrudin: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Perkuat Pendidikan
- Diduga Kawatir Didemo Pengurus KONI, Wali Kota Blitar Menyelinap Kabur
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
Pada saat ini, Jakarta Timur (Jaktim) masuk dalam kategori tinggi, dimana kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta Timur per 29 Mei 2024 adalah 2.229 kasus. Kecamatan Pasar Rebo merupakan wilayah dengan kasus DBD tertinggi di Jaktim yaitu 336 kasus.
Hal ini disampaikan oleh Chamdi, ketua divisi kesehatan dan organisasi Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia Jaktim melalui siaran persnya hari ini (10/10).
“Pemkot Jaktim kurang serius dalam penanganan DBD di wilayah. Walikota sebagai pemimpin tertinggi di Jaktim kurang fokus dalam penanganan kasus DBD” ujar Chamdi.
Chamdi menambahkan, masih banyak jentik nyamuk yang ditemukan di rumah-rumah warga. Jumlah rumah yang positif terdapat jentik-jentik nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD) ada 2.667.
“Ini membuktikan Walikota Jaktim kurang mendorong partisipasi warga Jaktim untuk bersama-sama memberantas jentik nyamuk aedes aegypti” jelas Chamdi.
Chamdi menambahkan, untuk menekan angka DBD di Jaktim, walikota tidak bisa hanya bertumpu pada kader jumantik tapi juga bagaimana walikota bisa mengajak warga Jaktim untuk bisa menjadi jumantik mandiri di rumahnya masing-masing.
"Perlu kolaborasi untuk mengatasi angka DBD di Jaktim. Walikota jangan pasif, harus aktif mengajak warga Jaktim untuk bisa bersama-sama berperang melawan DBD." tegas Chamdi.















