Puskesmas Inovasi Baru Promosi Kesehatan Berbasis Medsos Tingkatkan Literasi Masyarakat

By Johan MP 21 Nov 2025, 11:11:33 WIB Jawa Timur
Puskesmas Inovasi Baru Promosi Kesehatan Berbasis Medsos Tingkatkan Literasi Masyarakat

Keterangan Gambar : UPT Puskesmas Kanigoro me-rebranding inovasi promosi kesehatan berbasis media sosial


MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar — Dalam upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan memperluas jangkauan edukasi, UPT Puskesmas Kanigoro me-rebranding inovasi promosi kesehatan berbasis media sosial dengan Judul ASMORO BERDASI (Admin Share kanigORO BERdiskusi dan beredukASI). 

Program ini memanfaatkan sejumlah platform digital yang saat ini paling banyak digunakan masyarakat Indonesia, seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp, untuk menyampaikan informasi kesehatan secara cepat, akurat, dan menarik.

dr. Heti Candra Susanti, M.M.Kes., selaku Kepala Puskesmas menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan untuk menyesuaikan strategi edukasi kesehatan dengan perkembangan zaman. “Masyarakat sekarang lebih banyak menghabiskan waktu di media sosial. Karena itu, informasi kesehatan harus hadir di ruang digital agar mudah diakses, terutama oleh generasi muda. Promosi Kesehatan melalui media sosial sebenarnya sudah kami lakukan sejak tahun 2020, namun memang belum ada jenis konten yang pasti dan komitmen dalam pelaksanaanya, melalui re-branding ini kami harap bisa menguatkan komitmen kami dan dapat meningkatkan literasi masyarakat terkait masalah Kesehatan,” ujarnya. 

Baca Lainnya :

Konten Edukasi yang Lebih Interaktif dan Dekat dengan Masyarakat

Melalui program ini, Puskesmas menghadirkan berbagai jenis konten edukatif, antara lain:

Info Sehat Mingguan, berisi tips kesehatan praktis dan rekomendasi terbaru.

Tanya Dokter Puskesmas, sesi interaktif melalui Instagram Story atau Live yang memungkinkan masyarakat bertanya langsung kepada tenaga kesehatan.

Health Facts vs Hoax, rubrik khusus untuk melawan penyebaran informasi palsu yang sering beredar di media sosial.

Cerita Sehat Warga, konten inspiratif dari masyarakat dan kader kesehatan.

Video Tematik Singkat di TikTok dan Instagram Reels, yang membahas isu-isu seperti PHBS, gizi, imunisasi, stunting, hingga kesehatan remaja.

Didukung Data Penggunaan Media Sosial Tahun 2025.

Menurut laporan GlobalWebIndex (GWI) Q1 2025, Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat penggunaan media sosial tertinggi di dunia. YouTube digunakan oleh sekitar 84% populasi, disusul Instagram 75% di kalangan Gen Z, Facebook 73%, dan WhatsApp yang menempati posisi kedua aplikasi paling populer.

Data tersebut menunjukkan bahwa media sosial merupakan kanal strategis untuk menyampaikan pesan kesehatan secara luas dan cepat.

“Dengan pilihan format konten yang kreatif, pesan edukasi dapat lebih mudah dipahami dan diterima masyarakat,” tambah Kepala Puskesmas.

Mendorong Partisipasi dan Meningkatkan Kepercayaan Publik Inovasi ini tidak hanya bertujuan untuk menyebarkan informasi, melainkan juga mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui fitur komentar, polling, live streaming, hingga kolaborasi dengan komunitas lokal.

Puskesmas berharap pendekatan digital ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat serta memperkuat peran Puskesmas sebagai pusat informasi kesehatan terpercaya. Berdasarkan salah satu Profesional Dasboard media sosial sudah menunjukkan peningkatan jumlah views dalam kurun waktu 1 bulan terakhir setelah dimulainya re-branding inovasi ini.

Komitmen Berkelanjutan

Kedepannya, UPT Puskesmas Kanigoro menargetkan pengembangan fitur tambahan seperti konsultasi daring terjadwal, kuis interakti dengan follower, kampanye kesehatan tematik, yang akan terintegrasi dengan website resmi Puskesmas. Tim inovasi dan promosi kesehatan akan berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam membuat konten digital yang kreatif, inovatif, dan  berkualitas.

“Ini merupakan langkah nyata kami dalam beradaptasi dengan era digital. Harapannya, inovasi ini bisa menjadi contoh dan menginspirasi fasilitas kesehatan lainnya untuk lebih aktif dalam memberikan edukasi kesehatan melalui media sosial,” tutup Kepala Puskesmas.

UPT PUSKESMAS KANIGORO MAJU Bersama INOVASI

Sebagai perangkat daerah yang membidangi inovasi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Blitar memberikan dukungan teknis dalam implementasi, sosialisasi, serta pendampingan pelaporan inovasi kepada Kementerian Dalam Negeri. Pendampingan ini memastikan inovasi tersebut berjalan efektif, terdokumentasi dengan baik, dan memenuhi standar penilaian Indeks Inovasi Daerah.

Kehadiran inovasi ASMORO BERDASI merupakan langkah strategis dan relevan di era digital. Dengan memanfaatkan platform yang populer, informasi kesehatan dapat disampaikan secara lebih cepat, menarik, dan mudah diterima oleh masyarakat. 

UPT Puskesmas Kanigoro didukung Bappedalitbang Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi ini agar meningkatkan literasi kesehatan dan membangun budaya hidup sehat  masyarakat di Kabupaten Blitar. (adv)




  • Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan

    🕔17:19:58, 13 Mar 2026
  • Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas

    🕔13:09:16, 12 Mar 2026
  • Kapolri Silaturahmi Ramadan 2026 Bareng Buruh KSPSI di Jawa Timur

    🕔08:28:02, 11 Mar 2026
  • Wujudkan Soliditas Nyata PGRI, Korpri dan Baznas Kabupaten Blitar Bagikan 7.200 paket Takjil

    🕔17:22:42, 11 Mar 2026
  • Ramadhan Berkah Sekertaris DPDC PDI-Perjuangan Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Ratusan Warga

    🕔12:46:20, 10 Mar 2026