- 30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Arah Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan.
- Menjaga Keamanan, Babinsa Dan Komduk Senergi Patroli Malam.
- Polisi Hentikan Penyelidikan Dugaan Pelanggaran Perjanjian Pengalihan Merek, SIAL Food & Drinks Indonesia Sambut Baik
- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
- Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial
- Hasrat Minta SOP Perlindungan Relawan Antinarkoba, Masyarakat Pelapor Jangan Dibiarkan Takut
- Hasrat PAN Dukung Perda P4GN dan Anggaran Antinarkoba, Selamatkan Generasi Muda Barito Utara
- Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan, Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa
- Ardianto Minta Bupati Perkuat Peran Kades dalam Pencegahan Narkoba
- Perkuat Sinergi Pertahanan Serumpun, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan PP Tentara Malaysia di Mako Kogabwilhan II
PTPN I Kembangkan Bioetanol Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Keterangan Gambar : Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras dalam ajang Leaders’ Briefing 2026
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I-Persero) memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi dan ketahanan energi nasional melalui pengembangan bioetanol berbasis komoditas perkebunan sebagai energi baru terbarukan (EBT).
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras dalam ajang Leaders’ Briefing 2026 bertema “Membangun Ketahanan Energi dan Mobilitas Nasional” di Jakarta, Kamis (16/7).
"Sebagai satu-satunya BUMN pangan yang memproduksi bioetanol, PTPN I memegang peran strategis dalam menyediakan energi terbarukan. Namun, potensi besar ini baru bisa optimal jika kita membangun ekosistem industri yang benar-benar terintegrasi," ujar Abdul Rivai Ras di sela diskusi.
Baca Lainnya :
- Pakar Hukum: Pengembalian Dana Nasabah oleh Bank BUMN Tak Otomatis Jadi Kerugian Negara
- BBNI dan Rombongan Himbara Topang Kenaikan Saham Setelah Ambrol
- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Dari UMKM hingga Pantai Teluk Nipah, Relawan Bakti BUMN Tinggalkan Manfaat untuk Desa Bulok
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
Menurut Abdul Rivai Ras, penguatan ekosistem tersebut mencakup peningkatan kapasitas produksi secara berkelanjutan serta optimalisasi penyerapan bioetanol di pasar domestik.
Ia menilai bioetanol memiliki peran ganda. Selain menjadi bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan untuk menekan emisi karbon, komoditas ini juga menjadi instrumen strategis dalam menciptakan nilai tambah di sektor perkebunan melalui hilirisasi industri.
Kendati demikian, ia menggarisbawahi bahwa percepatan adopsi EBT ini tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat dari lintas sektor.
“Pengembangan energi terbarukan membutuhkan sinergi seluruh pihak. Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya, bioetanol dapat menjadi solusi strategis dalam memperkuat kemandirian energi Indonesia,” tambah Abdul Rivai.
Langkah strategis PTPN I dalam mendorong transformasi bisnis, inovasi, dan hilirisasi produk berbasis sumber daya terbarukan ini juga disebut sejalan dengan implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Utamanya dalam mempercepat swasembada energi serta meningkatkan daya saing industri nasional di kancah global.
Forum strategis tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim S. Djojohadikusumo, Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono, dan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo. Selain itu, hadir pula jajaran pimpinan BUMN, pelaku usaha swasta, akademisi, serta insan media nasional untuk merumuskan solusi energi berkelanjutan bagi Indonesia.(AS/MP).


.jpg)
.jpg)




.jpg)







