- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
PPBNI Berduka, H. M. Jaelani Sang Pemersatu Banten Wafat, Dimakamkan di Sumedang
.jpg)
Keterangan Gambar : Almarhum H.Jeje( tengah) semasa hidup.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta –
Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kabar duka datang dari keluarga besar Ormas Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI). Ketua PPBNI DPAC Tebet, Jakarta Selatan, H. M. Jaelani atau yang akrab disapa H. Jeje, telah berpulang ke Rahmatullah pada Rabu, 5 November 2025 pukul 10.00 WIB di rumah kediamannya, Jalan Hanjuang, Kampung Bali Matraman RT 02/06, Kelurahan Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, pada usia 67 tahun.

Baca Lainnya :
- Gubernur Andra Soni: HPN 2026 Beri Dampak Nyata bagi Ekonomi Banten
- HPN 2026 : Pers Nasional Didorong Sehat, Mandiri, dan Berdaulat di Era Digital
- JMSI Banten Gelar Santunan Yatim Hingga Tanam Pohon di Sungai Cisadane
- Kakanwil Kemenag Provinsi Banten Bantah, Ada KKN dan Pungli di Lingkungan Kamenag
- Serius Tangani Sampah, Gubernur Banten Tekankan Pengurangan Sampah Organik dari Sumber
Menurut keterangan pihak keluarga, kondisi kesehatan almarhum memang menurun dalam beberapa waktu terakhir.
“Almarhum memang sudah semakin tua, dan kesehatannya menurun, jarang bicara,” ungkap salah satu anggota keluarga.
Tokoh Kharismatik dan Pemersatu
Semasa hidupnya, H. M. Jaelani kelahiran 1958 itu dikenal sebagai sosok pemimpin kharismatik dan tokoh yang dihormati di lingkungan PPBNI, ormas yang sebelumnya bernama Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten.
.jpg)
Poto: sholat zenajah almarhum haji Zaelani di Masjid Al Barkah.
Beliau memimpin organisasi tersebut dengan penuh dedikasi sejak era BPPKB hingga bertransformasi menjadi PPBNI.

Almarhum dikenal sebagai figur yang tegas, berwibawa, namun tetap dekat dengan masyarakat. Dalam kepemimpinannya, H. Jeje senantiasa mengedepankan semangat persaudaraan, persatuan, dan pengabdian untuk masyarakat Banten dan Indonesia.
.jpg)
Dimakamkan di Sumedang
Jenazah almarhum H. Jeje disalatkan di Masjid Al Barkah, Balimatraman, Tebet, sebelum diberangkatkan dan dimakamkan di Sumedang, Jawa Barat.
Beliau meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak laki-laki (salah satunya telah wafat lebih dahulu).
.jpg)
Kerabat almarhum, Abdul Rosyid, menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian tokoh panutan tersebut.
“Semasa hidup, almarhum adalah sosok yang kharismatik, berwibawa, dan bersosialisasi dengan baik kepada masyarakat. Kami atas nama keluarga besar PPBNI dan BPPKB turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diampuni segala dosanya dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Selamat Jalan H. Jeje
Kepergian H. M. Jaelani (H. Jeje) meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar PPBNI dan masyarakat yang mengenalnya.
Selamat jalan, H. Jeje — semoga amal ibadahmu diterima dan arwahmu ditempatkan di sisi Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)..

















