- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Polsek Tambora Ungkap Kasus Penipuan Yang Menyamar Sebagai Polisi Gadungan

Keterangan Gambar : Unit Reskrim Polsek Tambora Pimpinan Kanit Reskrim Iptu Rizky Ari Budianto telah melakukan pengungkapan kasus penipuan kendaraan bermotor.
Megapolitanpos.com, Jakarta- Unit Reskrim Polsek Tambora Pimpinan Kanit Reskrim Iptu Rizky Ari Budianto telah melakukan pengungkapan kasus penipuan kendaraan bermotor.
" Para pelaku bermodal kaos bertuliskan bareskrim Polri dan satu buah lencana kewenangan Reserse Polri, memaksa korban untuk ikut para korban menuju Polsek Tambora. Setelah itu pelaku membawa korban dan saksi berputar-putar di wilayah Tambora dan setelah sampai di TKP Korban dan Saksi ditinggalkan begitu saja. Namun sepeda motor honda dan HP milik korban dibawa oleh Pelaku. Kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Tambora,"papar Iptu Rizky Ari Budianto dalam rilisnya, Jumat (06/01/2023).
Berdasarkan hasil penyelidikan terhadap kasus penipuan tersebut, Pada Hari Selasa hingga Rabu 3 - 4 Januari 2023, Unit Reskrim Polsek Tambora, Polres Jakarta Barat, Pimpinan Kanit Reskrim Iptu Rizky Ari Budianto berhasil melakukan penangkapan terhadap para Pelaku utama tersebut yaitu, FF (22), DDW(22), dan DKP(20) beserta dua orang penadan berinisial HE (34) dan MAN(24).
Baca Lainnya :
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
Lokasi penangkapan seluruhnya di wilayah Bogor, Jawa Barat.
"Kronologis kejadian, para Korban sedang mengendarai sepeda motor, tiba-tiba diberhentikan oleh Pelaku yang tidak dikenal yang mengaku sebagai anggota Polisi, dan mengatakan kalau korban dan Saksi telah melakukan kesalahan mengendarai sepeda motor dengan kencang dan tidak memakai masker," ujar Iptu Rizky.
Hasil interogasi terhadap pelaku diperoleh informasi para pelaku telah melakukan aksinya di beberapa TKP sebanyak tujuh kali yaitu di Tambora, Tamansari dan Wilayah Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Petugas Polsek Tambora telah berhasil mengamankan dua unit sepeda motor milik korban, sedangkan lima sepeda motor lainnya dijual pelaku kepada penadah di wilayah Depok yang sudah diketahui identitasnya, namun masih dalam pengejaran. Barang bukti lainnya yang berhasil diamankan yakni, 1 buah kaos warna hitam bertuliskan Bareskrim Reserse, 1 Lencana kewenangan Reserse Polri, 1 Unit sepeda motor Vario No.Pol F 4044 LP warna Hitam, 1 Unit sepeda motor Yamaha Aerox 155 VVA warna Kuning dan 1 Unit HP Redmi 10(ASl/Red/Mp).


.jpg)


.jpg)











