- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
- Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan
- Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpin
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Politisi PKB Safari Ramadhan Perkuat Kebersamaan Bersama Masyarakat Lahei
- Dewan Hasrat, Safari Ramadhan Jadi Wadah Serap Aspirasi Warga Lahei
- Wujud Nyata Kedekatan Pemerintah Daerah, DPRD dan Masyarakat Safari Ramadhan di Bukit Sawit
Polisi Lidik Pengendara Mobil Berplat Polri yang Aniaya dan Coba Ancam Sopir Taksi Online Pakai Pistol di Tol Tomang

Keterangan Gambar : Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat memperlihatkan plat nomor kendaraan dinas Polri (kode: Polda Metro Jaya) yang asli dan yang palsu.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengendara mobil berplat dinas Polri (Kode: Polda Metro Jaya) yang cekcok dan diduga melakukan penganiayaan serta mencoba mengancam pengemudi taksi online dengan pistol di sekitar area Exit Tol Tomang, Jakarta Barat, dalam status penyelidikan.
"Pelaku dan pistol yang digunakan dalam lidik," kata Trunoyudo, di Mapolda Metro Jaya, Jum'at (5/5/2023).
Sebelumnya beredar viral video peristiwa seorang pengendara mobil berbadan gembul cekcok dengan pengemudi taksi online yang diketahui di area Exit Tol Tomang, Jakarta Barat pada Kamis malam (4/5).
Baca Lainnya :
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
- Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan
Dalam rekaman video tampak pengendara berbadan gembul menggunakan t-shirt memaki-maki sopir serta melakukan pemukulan terhadap sopir (pengemudi) taksi online yang berada di dalam kemudi. Tak hanya itu, pria gembul juga terlihat menenteng sebuah senjata atau pistol yang diduga turut digunakan untuk pengancaman.
Rekaman video itu juga memperlihatkan kendaraan berplat dinas Polri nopol 10011-VII digunakan oleh pengendara yang melakukan pemukulan dan pengancaman terhadap sopir taksi online.
Tak berselang lama dikabarkan, sopir taksi online yang belakangan diketahui bernama Hendra itupun melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya.
Dari informasi didapat, surat laporan polisi terkait hal itu bernomor LP/B/2391/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya.
Lebih lanjut Trunoyudo menuturkan bahwa rekaman video merupakan salah satu bukti yang disita atas peristiwa tersebut.
"Video yang beredar sejauh ini menjadi proses penyelidikan khususnya mengidentifikasi pelaku," ujar Trunoyudo.
"Jadi kita sama-sama menunggu hasil penyelidikan secara utuh dan lengkap. Nanti akan disampaikan," imbuhnya.
Selain itu, Trunoyudo juga menyebutkan, bahwa nomor plat dinas Polri (kode: Polda Metro Jaya) dari kendaraan yang digunakan oleh pengendara (terlapor) adalah palsu.
"Untuk tanda nomor kendaraan (TNKB) yang digunakan pada kendaraan terlapor, tidak sesuai peruntukan," terangnya.
"Di mana, TNKB yang digunakan terlapor, saat ini masih terdaftar pada kendaraan jenis Toyota Kijang tahun 2003, dinas milik Polda Metro Jaya dan masih terpasang sesuai peruntukannya," tandasnya.















