- Pendam Jaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers melalui Pembinaan Media Massa.
- Kodam Jaya Gelar Hit & Eat, Berbagi Kebahagiaan Bersama Warga Jakarta.
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
- Dari Celengan ke Buku Rekening, Siswa Sekolah Rakyat Belajar Menabung bersama BNI
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
Polisi Dalami Keterkaitan Jaringan Narkoba Murtala Ilyas dengan Freddy Pratama

Keterangan Gambar : Direktur Tidak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Direktur Tidak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa mengatakan, pihaknya masih mendalami keterkaitan jaringan narkoba Murtala Ilyas dengan Fredy Pratama.
“Antara Fredy Pratama dengan Murtala Ilyas masih kita dalami untuk kaitannya. Tapi yang perlu kita garisbawahi bahwa sekarang barang ini dari golden triangle, tidak ada yang dari timur tengah,” kata Mukti kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu sore (13/3/2024).
Mukti menjelaskan, modus operandi keduanya sangatlah sama yaitu menyelundupkan sabu dengan kemasan teh Cina.
Baca Lainnya :
- Onderdil YSP Dukung Hit & Eat Kodam Jaya, 2.300 Paket Dibagikan kepada Ojol.
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
“Bahwa modus yang sama, (kemasan) teh cina. Saya mendalami ini antara Murtala Ilyas di Jakarta Barat dengan jaringan Fredy Pratama,” beber Mukti.
Dari hasil penyelidikan, lanjut Mukti, belum ada keterlibatan anggota polisi dalam jaringan bandar Murtala Ilyas.
“Yang berikutnya, Alhamdulillah sampai sekarang belum ada indikasi anggota polisi yang terlibat, hanya dari lampung saja. Tapi siapapun yang terlibat pasti akan ditindak tegas, seperti yang kita lakukan terhadap seorang polisi di Polda Lampung,” tegas Mukti.(*/Anton)





.jpg)







