- Wabup Felix Dorong Industri Kreatif Barito Utara Berkembang Maju
- BLK Barito Utara Gandeng Mitra Industri, Lulusan Diproyeksikan Langsung Masuk Dunia Kerja
- Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa.
- Tanggapan Maxim Indonesia Mengenai Program Turbo, Komisi Aplikasi, dan Biaya Layanan
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
Perkuat Pengawasan Infrastruktur, Komisi III DPRD Kota Bogor Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

Keterangan Gambar : Perkuat Pengawasan Infrastruktur, Komisi III DPRD Kota Bogor Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR- Komisi III DPRD Kota Bogor terus memperkuat fungsi pengawasan di sektor infrastruktur, pembangunan, dan lingkungan hidup guna memastikan setiap program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bogor berjalan sesuai perencanaan, standar teknis, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, Komisi III DPRD Kota Bogor tercatat sebagai salah satu alat kelengkapan dewan (AKD) yang paling aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan peninjauan lapangan terhadap berbagai proyek pembangunan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan, keselamatan konstruksi, serta kesesuaian dengan dokumen perencanaan dan spesifikasi teknis.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, menyampaikan bahwa pengawasan langsung di lapangan merupakan bagian penting dari komitmen DPRD dalam mengawal pembangunan kota yang berkelanjutan. “Setiap kegiatan pembangunan harus memenuhi standar keselamatan, kelayakan bangunan, dan kualitas teknis. Kami ingin memastikan anggaran yang digunakan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang aman, kuat, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Heri.
Baca Lainnya :
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
Komisi III secara rutin melakukan pengawasan terhadap pembangunan dan pemeliharaan jalan, drainase, jembatan, fasilitas umum, serta proyek penataan lingkungan. Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar kegiatan pembangunan infrastruktur di Kota Bogor telah berjalan sesuai rencana kerja pemerintah daerah dan menunjukkan peningkatan kualitas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, khususnya pada aspek perbaikan jalan lingkungan dan sistem drainase kawasan permukiman.

Dalam sektor lingkungan hidup, Komisi III DPRD Kota Bogor juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan tata ruang dan pengendalian bangunan. Salah satu fokus utama adalah penertiban bangunan liar yang berdiri di atas saluran air dan bantaran sungai, yang selama ini menjadi faktor penghambat aliran air dan berkontribusi terhadap potensi banjir.
“Penanganan bangunan liar harus dilakukan secara tegas namun terukur. Diperlukan koordinasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah teknis, aparat wilayah, hingga unsur penegak peraturan daerah, agar penataan lingkungan dapat berjalan optimal,” tegas Heri.
Komisi III mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk memperkuat kolaborasi antara Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, serta kecamatan dan kelurahan dalam menjaga fungsi infrastruktur perkotaan. Upaya ini dinilai penting untuk mendukung ketahanan kota terhadap bencana, khususnya banjir, serta menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman.
Selain itu, Komisi III juga secara konsisten memberikan rekomendasi perbaikan terhadap temuan di lapangan, baik dalam bentuk peningkatan kualitas pengerjaan, percepatan penyelesaian proyek, maupun optimalisasi pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Melalui pengawasan yang intensif dan konstruktif, Komisi III DPRD Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bogor dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berwawasan lingkungan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Kami ingin pembangunan di Kota Bogor tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang,” tutup Heri.(**)











.jpg)




