Breaking News
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
- PWHI Kota Tangerang Minta Dugaan Intimidasi terhadap Jurnalis Diproses Sesuai Hukum
Percepat Pencairan DD Tahap I, Komisi I DPRD Barsel Sarankan DSPMD Belajar ke Kabupaten Tetangga

MEGAPOLITANPOS.COM (Buntok) – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng) Jarliansyah desak Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPMD) setempat untuk mempercepat pencairan Dana Desa 2022. Untuk itu ia menyarakan belajar ke kabupaten tetangga. Hal ini disampaikannya kepada Megapolitanpos.com di ruang Komisi I DPRD setempat, Selasa (05/04/2022). “Kami Komisi I mengapresiasi kinerja DSPMD pada tahun ini sudah bisa memberi gajih setiap bulannya pada aparatur desa. Dengan begitu bisa meningkatkan kinerja mereka dalam melaksanakan tugas dan kewajiban selaku aparatur desa,” ungkapnya. Tidak hanya di situ saja Jarliansyah juga mendorong agar DSPMD bisa mempercepat proses pencairan DD tahap I. Mengingat dari informasi, kabupaten tetangga Barito Timur sudah pencairan pada awal bulan Maret tadi. Dan ia juga menyebut lambatnya proses pencairan keuangan DD tahap I tersebut, akan berimbas mundur juga proses pencairan DD tahap III. Bahkan terkadang hingga akhir Desember setiap tahunnya, sehingga hal ini selalu menjadi keluhan pihak Desa setiap tahunnya. Mengingat hal itu, pihaknya sarankan DSPMD agar mencari tahu apa akar permasalahannya. "Hal keterlambatan ini selalu menjadi momok di instansi ini. Imbasnya kepada masyarakat dan sangat berpengaruh pada pembangunan desa."Ia sarankan, kita belajar ke kabupaten tetangga Barito Timur. "Tidak perlu malu meskipun mereka masih muda, kalau itu demi kebaikan bersama kenapa tidak?!" (Ade/Red/MP).


.jpg)


.jpg)





1.jpg)





