Breaking News
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
Percepat Pencairan DD Tahap I, Komisi I DPRD Barsel Sarankan DSPMD Belajar ke Kabupaten Tetangga

MEGAPOLITANPOS.COM (Buntok) – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng) Jarliansyah desak Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPMD) setempat untuk mempercepat pencairan Dana Desa 2022. Untuk itu ia menyarakan belajar ke kabupaten tetangga. Hal ini disampaikannya kepada Megapolitanpos.com di ruang Komisi I DPRD setempat, Selasa (05/04/2022). “Kami Komisi I mengapresiasi kinerja DSPMD pada tahun ini sudah bisa memberi gajih setiap bulannya pada aparatur desa. Dengan begitu bisa meningkatkan kinerja mereka dalam melaksanakan tugas dan kewajiban selaku aparatur desa,” ungkapnya. Tidak hanya di situ saja Jarliansyah juga mendorong agar DSPMD bisa mempercepat proses pencairan DD tahap I. Mengingat dari informasi, kabupaten tetangga Barito Timur sudah pencairan pada awal bulan Maret tadi. Dan ia juga menyebut lambatnya proses pencairan keuangan DD tahap I tersebut, akan berimbas mundur juga proses pencairan DD tahap III. Bahkan terkadang hingga akhir Desember setiap tahunnya, sehingga hal ini selalu menjadi keluhan pihak Desa setiap tahunnya. Mengingat hal itu, pihaknya sarankan DSPMD agar mencari tahu apa akar permasalahannya. "Hal keterlambatan ini selalu menjadi momok di instansi ini. Imbasnya kepada masyarakat dan sangat berpengaruh pada pembangunan desa."Ia sarankan, kita belajar ke kabupaten tetangga Barito Timur. "Tidak perlu malu meskipun mereka masih muda, kalau itu demi kebaikan bersama kenapa tidak?!" (Ade/Red/MP).

















