Breaking News
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
Percepat Pencairan DD Tahap I, Komisi I DPRD Barsel Sarankan DSPMD Belajar ke Kabupaten Tetangga

MEGAPOLITANPOS.COM (Buntok) – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng) Jarliansyah desak Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPMD) setempat untuk mempercepat pencairan Dana Desa 2022. Untuk itu ia menyarakan belajar ke kabupaten tetangga. Hal ini disampaikannya kepada Megapolitanpos.com di ruang Komisi I DPRD setempat, Selasa (05/04/2022). “Kami Komisi I mengapresiasi kinerja DSPMD pada tahun ini sudah bisa memberi gajih setiap bulannya pada aparatur desa. Dengan begitu bisa meningkatkan kinerja mereka dalam melaksanakan tugas dan kewajiban selaku aparatur desa,” ungkapnya. Tidak hanya di situ saja Jarliansyah juga mendorong agar DSPMD bisa mempercepat proses pencairan DD tahap I. Mengingat dari informasi, kabupaten tetangga Barito Timur sudah pencairan pada awal bulan Maret tadi. Dan ia juga menyebut lambatnya proses pencairan keuangan DD tahap I tersebut, akan berimbas mundur juga proses pencairan DD tahap III. Bahkan terkadang hingga akhir Desember setiap tahunnya, sehingga hal ini selalu menjadi keluhan pihak Desa setiap tahunnya. Mengingat hal itu, pihaknya sarankan DSPMD agar mencari tahu apa akar permasalahannya. "Hal keterlambatan ini selalu menjadi momok di instansi ini. Imbasnya kepada masyarakat dan sangat berpengaruh pada pembangunan desa."Ia sarankan, kita belajar ke kabupaten tetangga Barito Timur. "Tidak perlu malu meskipun mereka masih muda, kalau itu demi kebaikan bersama kenapa tidak?!" (Ade/Red/MP).



.jpg)




.jpg)







