- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
Patih Herman Soroti Penanganan Longsor di Pendreh dalam Musrenbang Teweh Tengah

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, menyoroti belum optimalnya penanganan infrastruktur di Desa Pendreh dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tingkat Kecamatan Teweh Tengah yang digelar di aula kecamatan setempat, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Hj. Mery Rukaini, M.IP bersama anggota DPRD lainnya dan dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T.
Dalam forum tersebut, Patih Herman menanggapi usulan prioritas masyarakat terkait pembangunan turap akibat longsor di ruas jalan Muara Teweh menuju Pendreh, tepatnya di sekitar jetty PT. Nantoy Bara Lestari.
Ia mengungkapkan bahwa usulan tersebut sejatinya telah disampaikan sejak reses tahun 2024 dan telah ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Dinas PUPR.
“Namun yang terakomodir pada tahun 2025 hanya di Kampung Pendreh RT 01 dan RT 02, sementara titik longsor di jalan menuju Pendreh dekat jetty belum tersentuh pembangunan,” ujarnya.
Dia berharap pemerintah daerah dapat kembali memprioritaskan penanganan infrastruktur tersebut, mengingat akses jalan tersebut sangat vital bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Barito Utara dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menentukan skala prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
(A)



.jpg)




.jpg)







