- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
Musisi Lokal Agar Go Nasional, Komisi II Dorong Pemkot Tangerang Untuk Memfasilitasi

Keterangan Gambar : Riyanto Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Komisi II DPRD Kota Tangerang mendorong Pemkot Tangerang untuk memfasilitasi para seniman musik atau musisi lokal yang ada di Kota Tangerang agar bisa berkembang.
Salah satunya yakni dengan menyiapkan wadah dan fasilitas bagi para seniman musik atau musisi untuk menyalurkan bakat dan karya-karya mereka.
Wakil Ketua Komisi II Riyanto mengatakan, selama ini para musisi lokal berjuang sendiri dalam berkarya tanpa adanya wadah dan fasilitas yang memadai untuk mengembangkan bakat mereka.
Baca Lainnya :
- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
"Kalau saya lihat sejauh ini memang tidak ada wadah bagi para musisi lokal untuk mengembangkan kreatifitas dan karya mereka," katanya.
Selama ini, kata Riyanto, musisi lokal jalan sendiri-sendiri, tanpa ada yang memfasilitasi seperti misalnya dengan membuat wadah dan menyiapkan fasilitas bagi para musisi agar bisa berkembang.
Menurut politisi PPP tersebut, Pemkot Tangerang seyogyanya bisa melihat potensi dari bidang seni musik. Terlebih, Kota Tangerang sendiri tak kekurangan akan talenta seniman musik.
"Karena tidak adanya ruang atau wadah, sehingga mereka ini seperti liar, jalan sendiri-sendiri tanpa ada yang mengarahkan. Padahal dari musik ini kan juga bisa membawa harum nama daerah. Karena musik ini kan menghibur ya," ucapnya.
Lebih jauh Riyanto mencontohkan, wadah dimaksud misalnya dengan disediakannya rumah atau panggung musik. Di situ, lanjutnya, selain sebagai ajang pentas para seniman musik, juga bisa dijadikan sebagai rumah untuk saling bertukar pikiran dalam mengembangkan industri musik lokal.
"Semacam rumah atau panggung musik gitu. Jadi ada wadahnya, mereka bisa berkumpul, berkreasi juga berkolaborasi antar musisi lokal. Tentunya ini ada sisi positifnya, karena juga salah satu upaya meminimalisasi potensi kegiatan-kegiatan yang cenderung negatif di kalangan anak muda," imbuhnya.
Selain itu, dalam upaya membangun industri musik lokal, Pemkot dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bisa menggelar even musik atau ajang pencarian bakat yang dilakukan secara rutin.
"Misalnya dengan even atau festival musik yang rutin digelar, itu juga bisa menjadi wadah mereka untuk menyalurkan bakat seninya. Selain itu juga bisa merangsang semangat para pemuda untuk mengasah kemampuan mereka di bidang musik," imbuhnya.(**)















