- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
Musisi Lokal Agar Go Nasional, Komisi II Dorong Pemkot Tangerang Untuk Memfasilitasi

Keterangan Gambar : Riyanto Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Komisi II DPRD Kota Tangerang mendorong Pemkot Tangerang untuk memfasilitasi para seniman musik atau musisi lokal yang ada di Kota Tangerang agar bisa berkembang.
Salah satunya yakni dengan menyiapkan wadah dan fasilitas bagi para seniman musik atau musisi untuk menyalurkan bakat dan karya-karya mereka.
Wakil Ketua Komisi II Riyanto mengatakan, selama ini para musisi lokal berjuang sendiri dalam berkarya tanpa adanya wadah dan fasilitas yang memadai untuk mengembangkan bakat mereka.
Baca Lainnya :
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
"Kalau saya lihat sejauh ini memang tidak ada wadah bagi para musisi lokal untuk mengembangkan kreatifitas dan karya mereka," katanya.
Selama ini, kata Riyanto, musisi lokal jalan sendiri-sendiri, tanpa ada yang memfasilitasi seperti misalnya dengan membuat wadah dan menyiapkan fasilitas bagi para musisi agar bisa berkembang.
Menurut politisi PPP tersebut, Pemkot Tangerang seyogyanya bisa melihat potensi dari bidang seni musik. Terlebih, Kota Tangerang sendiri tak kekurangan akan talenta seniman musik.
"Karena tidak adanya ruang atau wadah, sehingga mereka ini seperti liar, jalan sendiri-sendiri tanpa ada yang mengarahkan. Padahal dari musik ini kan juga bisa membawa harum nama daerah. Karena musik ini kan menghibur ya," ucapnya.
Lebih jauh Riyanto mencontohkan, wadah dimaksud misalnya dengan disediakannya rumah atau panggung musik. Di situ, lanjutnya, selain sebagai ajang pentas para seniman musik, juga bisa dijadikan sebagai rumah untuk saling bertukar pikiran dalam mengembangkan industri musik lokal.
"Semacam rumah atau panggung musik gitu. Jadi ada wadahnya, mereka bisa berkumpul, berkreasi juga berkolaborasi antar musisi lokal. Tentunya ini ada sisi positifnya, karena juga salah satu upaya meminimalisasi potensi kegiatan-kegiatan yang cenderung negatif di kalangan anak muda," imbuhnya.
Selain itu, dalam upaya membangun industri musik lokal, Pemkot dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bisa menggelar even musik atau ajang pencarian bakat yang dilakukan secara rutin.
"Misalnya dengan even atau festival musik yang rutin digelar, itu juga bisa menjadi wadah mereka untuk menyalurkan bakat seninya. Selain itu juga bisa merangsang semangat para pemuda untuk mengasah kemampuan mereka di bidang musik," imbuhnya.(**)

















