- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
MPA Komunitas Karya Masoraian Mendapat Bantuan Sarpras Dalkarhutla dari PLN
Kerusakan hutan di kawasan ini bukan hanya karena api, tetapi karena perilaku manusia. PLN diharap kelak memberi edukasi.

MEGAPOLITANPOS.COM (Kotawaringin Hilir) – Masyarakat Peduli Api (MPA) Komunitas Karya Masoraian Kelurahan Kotawaringin Hilir, Kotawaringin Barat mendapat bantuan sarana-prasarana Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla)
dari PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (08/11/2022).
Baca Lainnya :
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
Acara penyerahan dilaksanakan di Kantor Kelompok MPA Komunitas Karya Masoraian di Kotawaringin Hilir.
Demikian rilis dari PT PLN yang diterima media ini. Acara ini dihadiri oleh PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) 2 UIP KLB, Camat Kotawaringin Lama dan Lurah Kotawaringin Hilir serta disaksikan oleh Kelompok MPA Komunitas Karya Masoraian.
Peningkatan kapasitas kelompok ini dipandang penting, dikarenakan transmisi listrik tegangan tinggi (SUTT 150 KV) ruas Pangkalan Bun-Sukamara melewati kawasan hutan ini.
“Lahan gambut di Kelurahan Kotawaringin Hilir ini dilewati oleh SUTT 150 kV Pangkalan Bun – Sukamara. Selain menjaga lingkungan, keberadaan MPA juga akan menjaga proyek strategis nasional dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memiliki potensi memberi ancaman kepada keamanan jaringan transmisi. Kami berharap melalui bantuan ini akan meningkatkan efektivitas MPA dalam menanggulangi dan mencegah adanya karhutla,” jelas Manager Perizinan dan Komunikasi, Ade Putera Hasian.
Bantuan yang diberikan antara lain 1 unit Sepeda Motor 150 SE (D-Tracker), 10 unit _Fire Hose_ (selang pemadam kebakaran), 3 unit _Handy Talky_ dengan kapasitas radius hingga 7 km dan pelatihan penanganan karhutla.
Lurah Kotawaringin Hilir, Nurdin mengungkapkan bahwa banyak daerah-daerah yang susah diakses oleh kendaraan yang besar. “Kotawaringin Hilir memiliki medan yang cukup berat, banyak titik-titik gambut yang hanya bisa diakses oleh motor. Kami bersyukur mendapatkan dukungan PLN ini, mudah-mudahan sarpras ini akan memperlancar aktivitas kami,” ungkapnya.
Selain akses yang susah, demikian juga sinyal telekomunikasi, oleh karena itu dibutuhkan _handy talky_ untuk mempermudah komunikasi antar anggota maupun tim MPA.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan berupa sarpras untuk keperluan dalkarhutla di Kotawaringin Hilir. Dengan adanya fasilitas dari PLN ini, akan sangat membantu sekali kegiatan MPA terlebih lagi mempermudah komunikasi karena sinyal yang susah,” tutur Camat Kotawaringin Lama, Nahwani.
Di tempat terpisah, YS Widada selaku penasehat HKM Komuntas Karya Masoraian mengapresiasi apa yang dilakukan PLN. Tetapi yang lebih penting diperhatikan adalah, bukan semata soal kebakaran (api) di hutan Masoraian.
Pengendalian kebakaran, menurut YS Widada, tidak semata urusan memadamkan api. "Yang menghabiskan hutan di kawasan ini bukan api. Tetapi manusia. Karena itu, PLN hendaknya ke depan tidak cukup hanya memikirkan bagaimana mengendalikan api. Melainkan bagaimana mengendalikan perilaku manusia yang bernafsu menghabiskan hutan. Artinya, PLN harus intens memberikan edukasi agar aset nasional berupa transmisi itu aman. Karena sebagian besar jaringan transmisi PLN berada di hutan yang digarap masyarakat." (Ok/Red/MP)


.jpg)

.jpg)











