- Syukuran HUT ke-81 TNI di Makogabwilhan II: Kaskogabwilhan II Potong Tumpeng dan Tekankan Pentingnya Syukur serta Soliditasm
- HUT ke-81 TNI, Kogabwilhan II Komitmen Perkuat Profesionalisme Demi Kawal Kedaulatan Negara.
- Pansus CSR DPRD DKI Apresiasi Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas
- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Wali Kota Jakpus Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Tekankan Pentingnya Akurasi dan Kompetensi Wartawan
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Cari Sensasi Berujung Bui, 3 Pemuda Majalengka Ditahan Polisi
- Peringati HUT TNI Ke-81, Danrem Olahraga Bersama 2000 Masyarakat.
- Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT
Mas Ibin Serukan Normalisasi Atasi Banjir, PUPR Ajukan Tambahan Anggaran PAK

Keterangan Gambar : Pemerintah Kota Blitar melakukan revitalisasi terhadap sejumlah saluran air berpotensi banjir
MEGAPOLITANPOS. COM, Blitar - Bulan ke 11 tahun 2025 potensi curah hujan berpotensi banjir cukup tinggi di kota Blitar, hingga pada saat ini Pemerintah Kota Blitar melakukan revitalisasi terhadap sejumlah saluran air berpotensi banjir. Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin meninjau sejumlah titik genangan air di Kota Blitar, salah satunya di Jl. Palem, Rabu (29/10/2025) sekitar lokasi terminal patria Peninjauan dilakukan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Kepada sejumlah media Sang Wali Kota Blitar yang akrab di sapa Mas Ibbin, menyampaikan, bahwa genangan air yang terjadi merupakan dampak dari hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Blitar, sehingga debit air yang meningkat membuat beberapa sungai tidak mampu menampung aliran air, sehingga meluap ke jalan dan mengganggu aktivitas pengguna jalan di sekitar Jl. Palem.

Baca Lainnya :
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
“Luapan di Jl. Palem ini memang selalu terjadi ketika intensitas hujan tinggi. Meskipun sempat mengganggu lalu lintas, genangan bisa surut dalam waktu kurang dari 2 jam,” jelas Mas Ibbin.
Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kota Blitar mulai melakukan normalisasi dan pembangunan sodetan sungai di beberapa titik rawan genangan, seperti di Jl. Kalibrantas, area Taman Kehati, sebagian Jl. Kartini, hingga wilayah hulu sungai di Jatimalang. Sudetan tersebut akan diarahkan ke aliran sungai lain agar debit air yang menuju sungai lahar tidak terlalu tinggi.
“Untuk mengurangi debit air, kita akan mengkaji kemungkinan pembuatan sodetan baru di kawasan Plosokerep agar aliran airnya lebih besar dan tidak menumpuk di satu titik. Pembesaran sungai agak sulit dilakukan karena kawasan sekitar sudah padat penduduk,” terangnya.
Setelah peninjauan lapangan ini, kata Mas Ibbin, Pemkot Blitar akan melakukan evaluasi dan asesmen terhadap rencana pembangunan sodetan tersebut. Sementara realisasi pembangunannya diproyeksikan berjalan mulai tahun 2026 mendatang.
Selain itu melalui dinas PUPR Wali Kota perintahkan siaga, selama pembangunan perbaikan irigasi belum rampung.
Juga dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar mengusulkan anggaran Rp 300 juta di Perubahan APBD 2025 untuk perbaikan saluran air di Jalan Anggrek.
Perbaikan saluran dilakukan untuk mengatasi masalah genangan saat musim hujan di sekitar Jalan Anggrek.
Seperti diketahui, sampai sekarang, Jalan Anggrek Kota Blitar menjadi langganan banjir saat terjadi hujan deras.
Saluran air di lokasi tidak mampu menampung air hujan. Air meluber dan menggenangi jalan raya.
Kepala DPUPR Kota Blitar, Erna Santi mengatakan, DPUPR mendapat alokasi anggaran Rp 300 juta di PAPBD 2025 untuk pembangunan saluran air di Jalan Anggrek.
Anggaran itu untuk meneruskan pembangunan saluran air ke arah selatan di Jalan Anggrek.
"Tahun ini, kami ada pembangunan saluran air ke arah selatan di Jalan Anggrek," Pungkas Erna Santi. (Adv/za/mp)

.jpg)

.jpg)

.jpg)









