- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- DPRD Dukung Langkah Penguatan Penanganan Karhutla dan BBM di Barito Utara
- Wakil Ketua DPRD Barito Utara Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- DPRD Barito Utara Hadiri Seluruh Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Pimpin Rapat Karhutla dan BBM, Bupati Tekankan Bangun Koordinasi dan Kumonikasi Yang Cepat
- Diduga Lalai Mematikan Kompor LPG Warung Pujasera Istana Gebang Nyaris Ludes Terbakar
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
Mas Ibin Serukan Normalisasi Atasi Banjir, PUPR Ajukan Tambahan Anggaran PAK

Keterangan Gambar : Pemerintah Kota Blitar melakukan revitalisasi terhadap sejumlah saluran air berpotensi banjir
MEGAPOLITANPOS. COM, Blitar - Bulan ke 11 tahun 2025 potensi curah hujan berpotensi banjir cukup tinggi di kota Blitar, hingga pada saat ini Pemerintah Kota Blitar melakukan revitalisasi terhadap sejumlah saluran air berpotensi banjir. Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin meninjau sejumlah titik genangan air di Kota Blitar, salah satunya di Jl. Palem, Rabu (29/10/2025) sekitar lokasi terminal patria Peninjauan dilakukan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Kepada sejumlah media Sang Wali Kota Blitar yang akrab di sapa Mas Ibbin, menyampaikan, bahwa genangan air yang terjadi merupakan dampak dari hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Blitar, sehingga debit air yang meningkat membuat beberapa sungai tidak mampu menampung aliran air, sehingga meluap ke jalan dan mengganggu aktivitas pengguna jalan di sekitar Jl. Palem.

Baca Lainnya :
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
“Luapan di Jl. Palem ini memang selalu terjadi ketika intensitas hujan tinggi. Meskipun sempat mengganggu lalu lintas, genangan bisa surut dalam waktu kurang dari 2 jam,” jelas Mas Ibbin.
Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kota Blitar mulai melakukan normalisasi dan pembangunan sodetan sungai di beberapa titik rawan genangan, seperti di Jl. Kalibrantas, area Taman Kehati, sebagian Jl. Kartini, hingga wilayah hulu sungai di Jatimalang. Sudetan tersebut akan diarahkan ke aliran sungai lain agar debit air yang menuju sungai lahar tidak terlalu tinggi.
“Untuk mengurangi debit air, kita akan mengkaji kemungkinan pembuatan sodetan baru di kawasan Plosokerep agar aliran airnya lebih besar dan tidak menumpuk di satu titik. Pembesaran sungai agak sulit dilakukan karena kawasan sekitar sudah padat penduduk,” terangnya.
Setelah peninjauan lapangan ini, kata Mas Ibbin, Pemkot Blitar akan melakukan evaluasi dan asesmen terhadap rencana pembangunan sodetan tersebut. Sementara realisasi pembangunannya diproyeksikan berjalan mulai tahun 2026 mendatang.
Selain itu melalui dinas PUPR Wali Kota perintahkan siaga, selama pembangunan perbaikan irigasi belum rampung.
Juga dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar mengusulkan anggaran Rp 300 juta di Perubahan APBD 2025 untuk perbaikan saluran air di Jalan Anggrek.
Perbaikan saluran dilakukan untuk mengatasi masalah genangan saat musim hujan di sekitar Jalan Anggrek.
Seperti diketahui, sampai sekarang, Jalan Anggrek Kota Blitar menjadi langganan banjir saat terjadi hujan deras.
Saluran air di lokasi tidak mampu menampung air hujan. Air meluber dan menggenangi jalan raya.
Kepala DPUPR Kota Blitar, Erna Santi mengatakan, DPUPR mendapat alokasi anggaran Rp 300 juta di PAPBD 2025 untuk pembangunan saluran air di Jalan Anggrek.
Anggaran itu untuk meneruskan pembangunan saluran air ke arah selatan di Jalan Anggrek.
"Tahun ini, kami ada pembangunan saluran air ke arah selatan di Jalan Anggrek," Pungkas Erna Santi. (Adv/za/mp)















