- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
Mahasiswa Dan DPRD Kota Tangerang Sepakat Tolak Kenaikan BBM

Keterangan Gambar : Mahasiswa saat ditemui anggota DPRD Kota Tangerang saat melakukan aksi
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Digeruduk Mahasiswa terkait Kenaikan BBM, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daeeah (DPRD) Kota Tangerang Syaiful Millah dan Apanudin temui massa aksi di depan gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa (6/9/22).
Massa aksi dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang berkumpul di depan gedung DPRD Kota Tangerang meminta Anggota DPRD tersebut menandatangani pakta integritas yang mereka berikan.
Hal tersebut setelah perwakilan DPRD Kota Tangerang Syaiful Milah dan Apanudin atau yang biasa dikenal dengan Bang Jalu berdiskusi dengan para demonstran dari badan eksekutif mahasiswa (BEM) fakultas UMT.
Baca Lainnya :
- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
Aksi tersebut berjalan dengan kondusif, diskusi pun berjalan dengan lancar para massa aksi antusias menyuarakan aspirasinya.
Salah satu diskusinya, mahasiswa mengkritisi pengalihan subsidi BBM yang akan menjadi BLT, menurut salah seorang demonstran BLT tersebut tidak tepat sasaran. Misalkan ada seseorang yang lima tahun lalu hidupnya berkekurangan, kemudian sekarang sudah berkecukupan tetapi tetap mendapat BLT karena tidak ada update.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syaiful Milah mengatakan, mahasiswa dapat menjadi corong suara ketidakadilan di masyarakat dan dapat menyampaikannya kepada komisi II DPRD Kota Tangerang.
"Kalau ada dinas-dinas terkait yang misalnya tidak bertanggungjawab hajar saja silahkan (kritisi kebijakannya)," tuturnya.(**)
Hal sama diutarakan Apanudin dari Komisi IV saat menemui massa aksi, menurutnya, Memang tujuannya baik tentang permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat mengenai kenaikan harga BBM, oleh karenanya saya perwakilan dari DPRD menerima (tuntutan) mereka.
Lebih lanjut, Apanudin menambahkan, tuntutan dari para mahasiswa tersebut akan di diskusikan dan di sampaikan secara politik oleh ketua DPRD Kota Tangerang dengan cara-cara politik tanpa mengurangi substansinya.
"Kita berharap yang memangku kebijakan di pusat sana ini memiliki kebijakan yang cukup baik untuk masyarakat kita dalam kondisi yang sekarang ini,"pungkasnya.
Aksi demonstrasi diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas oleh Anggota DPRD Kota Tangerang dari Komisi II Syaiful Milah dan Komisi IV Apanudin. Setelah itu, Saiful Milah membacakan pakta integritas dan massa demonstran membubarkan diri dengan tertib. (Ki)















