- Jaga Stabilitas Keamanan, Babinsa Koramil Ciledug Dan Pondok Aren Patroli Malam Bersama Komduk.
- Mediasi Dugaan Limbah Greenfields Memanas, kenapa Pejabat Masih Baru Akan Turun ke Lokasi.
- Pemkab Barut Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal dan Cegah Stunting Lewat Lomba Cipta Menu B2SA
- Ketua TP-PKK Barito Utara Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Stunting melalui Pangan B2SA
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Asthara Skyfront City Rampungkan Dua Show Unit Terbaru Allurea Type E.
- Tokoh Masyarakat Lahei Minta Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Persoalan Jalan Hauling
- Dandim 0510/Tigaraksa Dukung Ketahanan Pangan, Panen Padi Sawah dan Pemberian Bantuan Sarana Pertanian
- Kemenag Kabupaten Tangerang Berikan Pembinaan Guru PAI, Untuk Menbangun Ekosistem Pendidikan Kuat.
- Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan.
Lusiana Nurissiyadah Anggota DPRD Minta Program Kampung Keluarga Berkualitas Dikembangkan di Seluruh Kelurahan Kota Bogor
Lusiana Nurissiyadah Hadiri Penilaian Kampung Keluarga Berkualitas

Keterangan Gambar : Lusiana Nurissiyadah anggota DPRD Kota Bogor hadiri Penilaian Kampung Keluarga Berkualitas
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Bogor - Kampung KB Harkat, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara menjadi peserta lomba Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Proses penjurian yang dilaksanakan pada Kamis (2/3) pun dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Lusiana Nurissiyadah mewakili Ketua DPRD Kota Bogor.
Selama proses penilaian, Lusiana melihat Kampung KB Harkat, Kelurahan Cimahpar memiliki fasilitas penunjang untuk bisa memenangkan perlombaan ini. Disana, terdapat rumah Dataku yang menghimpun data-data dasar masyarakat, yang terdiri dari jumlah warga per rumah dengan detil, pekerjaan, fasilitas jalan, sarana kesehatan, sarana pendidikan dan peta kebencanaan.

Baca Lainnya :
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
Tak hanya itu, keberadaan fasilitas umum (Fasum) Rekreasi yang menunjang kegiatan masyarakat juga menunjukkan visi dan misi Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga.
"Data seperti ini sangat penting sebagai dasar pembangunan yang bertujuan mengurangi angka stunting dan memastikan masyarakat kita sehat," ujar Lusiana.
Dengan apa yang ditunjukkan oleh Kampung KB Harkat, Kelurahan Cimahpar, Lusiana mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk mengembangkan program ini ke kampung lain di seluruh Kelurahan yang ada di Kota Bogor.
Hal ini bertujuan untuk memastikan pembangunan masyarakat yang dijanjikan oleh Pemerintah Kota Bogor melalui RPJMD 2019 - 2024 bisa terlaksana, disamping menjalankan program nasional untuk penurunan stunting serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Sebab, di tahun terakhir kepemimpinan Wali Kota Bogor sekarang, Lusiana masih menilai kurangnya pembangunan masyarakat dan Pemerintah Kota Bogor masih berfokus kepada pembangunan fisik saja.
"Jadi memang pembangunan masyarakat ini harus dimulai dan disebarluaskan. Pemkot Bogor jangan hanya berfokus pada infrastruktur saja, karena kalau Kampung KB Harkat bisa, mengapa yang lain tidak," tegasnya.
Untuk memastikan program ini merata ke setiap kelurahan yang ada di Kota Bogor, Lusiana menjanjikan akan mendukung penuh program ini dari segi anggaran dan akan mengawasi kinerja dari dinas terkait untuk bisa menjalankan programnya.
"Kami di DPRD Kota Bogor siap memberikan dukungan kebijakan anggaran dan mengawasi kinerja dinas terkait agar program kampung KB ini bisa tersebar di seluruh kelurahan Kota Bogor," pungkasnya.(**)











.jpg)




